Heboh Video CCTV Viral, Oknum Kepsek dan Guru PPPK Lampung Timur 3 Jam di Kamar Hotel

Senin 05 Jan 2026, 12:39 WIB
Heboh video CCTV viral, oknum kepsek dan guru PPPK (Sumber: TikTok/@infokepri86)

Heboh video CCTV viral, oknum kepsek dan guru PPPK (Sumber: TikTok/@infokepri86)

LAMPUNG, POSKOTA.CO.ID - Sebuah video rekaman kamera pengawas (CCTV) yang viral di media sosial sejak awal Januari 2026 memperlihatkan dugaan perilaku tidak senonoh melibatkan dua aparatur sipil negara (ASN) di sektor pendidikan dari Kabupaten Lampung Timur.

Kedua oknum tersebut adalah seorang kepala sekolah berinisial DAR (sebelumnya disebut SD), yang menjabat sebagai Kepala SDN di wilayah Kecamatan Way Bungur (diduga SDN Toto Mulyo), serta seorang guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) berinisial SIS (sebelumnya SP), yang mengajar di SDN wilayah Kecamatan Sekampung Udik (diduga SDN 1 Sidorejo).

Peristiwa diduga terjadi pada Sabtu, 27 Desember 2025, di sebuah hotel di kawasan Bandar Lampung. Rekaman CCTV menunjukkan keduanya memasuki kamar nomor 201 sekitar pukul 12.27 WIB.

Mereka baru keluar dari kamar tersebut pada pukul 16.00 WIB, sehingga menghabiskan waktu sekitar tiga jam di dalam.

Baca Juga: Pembunuh Bocah 9 Tahun di Cilegon Ditangkap saat Hendak Mencuri

Setelah keluar, keduanya langsung menuju area parkir dan memasuki mobil Toyota Rush berwarna hitam dengan nomor polisi BE 1713 PF.

Plat nomor kendaraan ini sempat menjadi perbincangan hangat di media sosial, bahkan dijuluki "plat paling terkenal se-Lampung" karena foto dan videonya menyebar luas.

Pria berinisial DAR diketahui telah berkeluarga dan juga menjabat sebagai Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan di Kecamatan Way Bungur. Sementara SIS diduga berstatus janda.

Beberapa warga setempat menyebut bahwa DAR pernah tersandung isu serupa di masa lalu, meski belum terkonfirmasi secara resmi.

Baca Juga: Video Tak Senonoh Diduga Libatkan Pejabat Batam Viral, DPRD Desak Sanksi Tegas Jika Terbukti Asli dan Bukan AI

Kasus ini langsung menuai kecaman keras dari masyarakat, terutama karena melibatkan figur pendidik yang seharusnya menjadi teladan.


Berita Terkait


News Update