Dunia pendidikan di Lampung Timur kembali tercoreng, dan banyak netizen menuntut sanksi tegas bagi keduanya.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Timur, Marsan, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait video viral ini dan sedang melakukan penyelidikan internal.
"Kami akan proses sesuai aturan yang berlaku bagi ASN," ujarnya.
Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari kedua oknum yang terlibat. Kasus ini masih terus berkembang dan menjadi sorotan publik di Provinsi Lampung.
