Sejumlah Instansi Kompak Lakukan Percepatan Penurunan Stunting di Lebak

Minggu 30 Nov 2025, 16:39 WIB
DP3AP2KB Kabupaten Lebak saat melakukan sosialisasi penurunan angka stunting, Sabtu, 29 November 2025. (Sumber: Dok. DP3AP2KB Lebak)

DP3AP2KB Kabupaten Lebak saat melakukan sosialisasi penurunan angka stunting, Sabtu, 29 November 2025. (Sumber: Dok. DP3AP2KB Lebak)

Ia menekankan tiga pilar utama, yakni kesehatan fisik, termasuk gizi dan kesehatan ibu dan anak. Kesehatan mental yang dipengaruhi kasih sayang dan lingkungan keluarga yang suportif.

"Lalu, kesehatan lingkungan, seperti sanitasi layak dan akses air bersih," kata dia.

Ade mengajak masyarakat untuk menghindari terlalu muda, terlalu tua, terlalu dekat jarak kelahiran, dan terlalu banyak anak (4T) sebagai upaya pencegahan stunting.

Ia menegaskan, KB seharusnya menjadi kesadaran bersama orang tua, termasuk penggunaan metode vasektomi yang masih jarang diminati.

“Kita ingin masyarakat Kabupaten Lebak memiliki pemahaman tentang 1000 HPK, karena di masa itu fondasi kualitas generasi ditentukan," ujar dia.

Baca Juga: 500 Warga Suku Baduy di Lebak Ikuti Cek Kesehatan Gratis

Sementara itu, Plt. Direktur Bina Peran Serta Masyarakat, Yuda Ganda Putra menambahkan, Kemendukbangga memiliki lima sasaran besar sebagai pilar pembangunan kependudukan dan keluarga, di antaranya pengelolaan kuantitas penduduk melalui layanan KB dan akses alat kontrasepsi yang aman serta terjangkau.

Pembangunan kualitas penduduk, antara lain kesehatan, pendidikan, ekonomi keluarga, dan keterampilan hidup.

"Dan administrasi kependudukan, seperti KTP, akta kelahiran, pencatatan pernikahan, dan dokumen kependudukan lainnya. Serta penguatan Kampung KB sebagai pusat edukasi, pelayanan, dan pemberdayaan masyarakat," tuturnya. (fat)


Berita Terkait


News Update