Anggota DPRD Jabar Abdul Karim Resmikan Koperasi Samawa Akar Nusantara: Motor Baru Ekonomi Desa

Jumat 21 Nov 2025, 18:20 WIB
Anggota Komisi IV DPRD Jabar, Abdul Karim (kedua dari kiri) meresmikan Koperasi Samawa Akar Nusantara di Kabupaten Cianjur. (Sumber: Dok. Istimewa)

Anggota Komisi IV DPRD Jabar, Abdul Karim (kedua dari kiri) meresmikan Koperasi Samawa Akar Nusantara di Kabupaten Cianjur. (Sumber: Dok. Istimewa)

CIANJUR, POSKOTA.CO.ID - Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat (Jabar), Abdul Karim menegaskan, keberadaan koperasi harus menjadi motor penggerak ekonomi desa.

Hal itu ia sampaikan saat meresmikan Koperasi Samawa Akar Nusantara di Kabupaten Cianjur, yang turut dihadiri Ketua Koordinator Koperasi Merah Putih (KMP) Kabupaten Cianjur, Hadi Jumhadi.

Politisi Partai Gerindra ini mengatakan, koperasi memiliki peran strategis dalam menjadikan desa sebagai pusat aktivitas ekonomi, mulai dari produksi, distribusi hingga konsumsi. Menurutnya, pemerintah tengah mendorong kebangkitan koperasi sebagai pilar ekonomi rakyat.

“Koperasi harus menjadi pusat ekonomi desa. Bukan hanya wadah simpan pinjam, tetapi juga lembaga yang mengatur alur pangan, distribusi kebutuhan pokok, hingga layanan usaha masyarakat,” kata Abdul Karim, Kamis, 20 November 2025.

Baca Juga: Anggota DPRD Jabar Abdul Karim Dukung PIT Asal Tak Bebani Nelayan Jawa Barat

Putus Mata Rantai Rentenir

Ia menilai program Koperasi Merah Putih yang diluncurkan pemerintah pusat membawa misi besar untuk memutus mata rantai ketergantungan petani, nelayan, dan pelaku usaha kecil terhadap rentenir maupun pinjaman daring ilegal.

“Koperasi harus hadir memberi akses permodalan super mikro yang mudah dan adil. Ini cara paling efektif untuk mengurangi jeratan tengkulak,” kata Abdul Karim.

Melalui koperasi, pemerintah ingin membangun rantai pasok pangan yang lebih pendek dan terkendali. Koperasi akan berperan menyalurkan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, hingga pupuk subsidi dengan harga lebih stabil.

Menurutnya, model ini dapat melindungi petani saat harga turun dan menjaga konsumen saat harga melonjak.

Baca Juga: Anggota DPRD Jabar, Abdul Karim Serap Aspirasi Warga Cianjur di Dialog Wakil Rakyat: Guru Ngaji dan Realisasi Janji Bupati Jadi Sorotan

“Koperasi menjadi jembatan yang menstabilkan harga di kedua sisi,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, legislator Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Cianjur ini, menjelaskan bahwa pemerintah pusat bergerak cepat memperluas jangkauan Koperasi Merah Putih. Presiden Prabowo telah meresmikan lebih dari 80.000 koperasi desa dan kelurahan sebagai tahap awal gerakan nasional.

Program ini menerapkan tiga strategi utama, di antaranya:

  • Mendirikan koperasi di desa yang belum memiliki,
  • Merevitalisasi koperasi lama,
  • Mengintegrasikan kelompok-kelompok usaha menjadi koperasi.

Melalui Instruksi Presiden, pemerintah juga mempercepat pembangunan gerai, gudang, dan fasilitas lain untuk mendukung operasional koperasi.

Selain itu, pemerintah membentuk Satgas Koperasi Merah Putih untuk memastikan implementasi berjalan tepat sasaran.

Semangat Gotong Royong

Abdul Karim menyebut, filosofi program ini selaras dengan nilai gotong royong. Ia mengutip pesan Presiden bahwa kekuatan koperasi lahir dari kebersamaan.

Baca Juga: Pendidikan Demokrasi di Cianjur, Anggota DPRD Jabar Abdul Karim Ajarkan Generasi Muda Arti HAM Sejati

“Satu lidi memang lemah, tapi jika disatukan akan kuat. Begitu pula koperasi yang merupakan kekuatan ekonomi rakyat berasal dari kolektif, bukan individu,” ucapnya.

Kendati begitu, Abdul Karim mengingatkan bahwa implementasi koperasi berskala besar tidak lepas dari sejumlah tantangan, terutama terkait kualitas SDM, tata kelola, permodalan, hingga risiko politisasi.

“Koperasi harus dikelola orang-orang yang kompeten dan dipercaya masyarakat. Kalau politisasi masuk terlalu jauh, koperasi bisa kehilangan independensi,” ujarnya.

Ia mendorong pemerintah daerah ikut memastikan pembinaan, pengawasan, dan pendampingan berjalan efektif agar koperasi benar-benar menjadi kekuatan ekonomi masyarakat.

Baca Juga: Anggota DPRD Jabar, Abdul Karim Ajak Warga Pedesaan Melek Politik: Kawal Pemerataan Pembangunan

Abdul Karim berharap Koperasi Samawa Akar Nusantara dapat menjadi contoh keberhasilan model koperasi desa modern yang mandiri dan profesional.

“Koperasi ini harus menjadi pusat ekonomi baru di Cianjur. Jika konsisten, koperasi bisa membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan warga desa,” katanya.

Sementara itu, Ketua Koordinator Koperasi Merah Putih Kabupaten Cianjur, Hadi Jumhadi, menyatakan siap memperkuat jaringan koperasi di wilayahnya dan memastikan program nasional ini memberi manfaat langsung bagi masyarakat.


Berita Terkait


News Update