10 Kesalahan Guru setelah Lolos PPG Daljab, Cek Hal Ini agar Tak Gugur Proses Seleksi

Selasa 18 Nov 2025, 19:19 WIB
Ilustrasi PPG Daljab Kemenag. (Sumber: Kemenag)

Ilustrasi PPG Daljab Kemenag. (Sumber: Kemenag)

POSKOTA.CO.ID - Ketika status lolos administrasi muncul di akun SIMPATIKA, banyak guru langsung merasa lega. Namun euforia ini sering membuat guru lengah dan melewatkan tahapan penting yang justru paling penting, yaitu konfirmasi kesediaan mengikuti PPG Daljab.

Setiap tahun, banyak peserta gagal melanjutkan ke tahap berikutnya bukan karena tidak memenuhi syarat, tetapi karena melakukan kesalahan sederhana yang sebenarnya dapat dicegah.

Salah satu instansi yang sudah mengumumkan hasilnya untuk Pendidikan Profesi Guru (PPG), ialah Kementerian Agama (Kemenag).

Artikel ini membahas secara lengkap berbagai kesalahan yang paling sering terjadi agar tidak terulang kembali di batch berikutnya.

Baca Juga: Hasil Seleksi Administrasi PPG Daljab Batch 4 2025 Sudah Keluar? Begini Cara Cek di EMIS GTK

Kesalahan Guru setelah Dinyatakan Lolos Seleksi Administrasi

Adapun beberapa kesalahan guru yang sering terjadi, antara lain:

Telat Melakukan Konfirmasi Kesediaan

Keterlambatan konfirmasi adalah penyebab utama guru kehilangan kuota PPG Daljab Kemenag. Penyebab umum keterlambatan meliputi:

  • Mengira waktu konfirmasi masih panjang
  • Sedang mengajar dan lupa membuka SIMPATIKA
  • Tidak mengecek akun selama beberapa jam
  • Baru tahu pengumuman setelah waktu berakhir

Padahal batas waktu konfirmasi bisa sangat singkat, hanya 2–3 hari atau bahkan 24 jam pada gelombang tertentu.

Baca Juga: Peserta PPG Wajib Tahu, Ini Cara Instal Aplikasi dan Cek Spesifikasi Laptop untuk UKPPG

Melewati batas waktu berarti sistem otomatis menyatakan guru tidak bersedia, dan kuota dialihkan kepada peserta cadangan.

Mengandalkan Info Grup dan Mengabaikan Pengumuman Resmi

Banyak guru lebih percaya informasi dari grup WhatsApp ketimbang membuka akun pribadi SIMPATIKA. Kesalahan ini dapat berakibat fatal karena:

  • Jadwal konfirmasi setiap guru berbeda-beda
  • Notifikasi konfirmasi hanya muncul di akun masing-masing
  • Grup tidak bisa memastikan validitas pengumuman

Berita Terkait


News Update