Penyebab Helikopter Pemadam Karhutla Jatuh di Sungai Barito Kalsel Apa? Simak Fakta dan Kronologi Awalnya

Minggu 08 Nov 2026, 18:06 WIB
Helikopter pemadam karhutla jatuh di Sungai Barito saat menjalankan misi water bombing. (Sumber: X/@NaraSenyap)
Helikopter pemadam karhutla jatuh di Sungai Barito saat menjalankan misi water bombing. (Sumber: X/@NaraSenyap)

Baca Juga: 5 Keunggulan Victoria Hotel, Hotel di Jogja Dekat Ambarrukmo

Penyebab Helikopter Pemadam Karhutla Jatuh di Sungai Barito Kalsel Apa?

Hingga Minggu, 8 November 2026, penyebab jatuhnya helikopter Eurocopter EC225LP Super Puma di Sungai Barito, Kalimantan Selatan, belum diketahui secara pasti.

Kapusdatin BNPB, Berton S. Panjaitan, menegaskan pihaknya belum dapat menyimpulkan faktor yang menyebabkan kecelakaan tersebut.

BNPB juga tidak ingin memberikan dugaan yang belum didukung hasil pemeriksaan resmi.

Menurut Berton, kesimpulan mengenai penyebab kecelakaan harus menunggu proses investigasi dari instansi yang memiliki kewenangan.

"Pada saat ini, penyebab kecelakaan belum dapat disimpulkan. Kami tidak ingin berspekulasi mengenai penyebab kejadian sebelum ada hasil pemeriksaan resmi," ungkap Berton.

Oleh karena itu, masyarakat diminta menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang sebelum menarik kesimpulan mengenai kecelakaan helikopter pemadam karhutla tersebut.

Baca Juga: Cara Mengurus SKB Waris Online di Coretax, Ini Syarat Dokumen dan Ketentuannya

Kronologi Awal Helikopter Super Puma Jatuh di Sungai Barito

Berdasarkan informasi awal yang beredar, helikopter Super Puma H225 dengan nomor registrasi VH-HGM sedang menjalankan misi water bombing untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Selatan.

Dalam operasi tersebut, helikopter harus melakukan pengambilan air dari sumber air terbuka, salah satunya perairan Sungai Barito.

Air yang diambil kemudian digunakan untuk membantu memadamkan titik-titik kebakaran dari udara.

Saat menjalankan misi tersebut, helikopter dilaporkan terbang rendah di atas permukaan Sungai Barito untuk melakukan pengambilan air.


Berita Terkait


News Update