Kenapa Roy Suryo Tertawa Saat Jokowi Perlihatkan Ijazahnya? Terungkap Alasan Sebenarnya

Kamis 05 Nov 2026, 17:50 WIB
Momen Roy Suryo tertawa ketika Jokowi menunjukkan ijazah miliknya di persidangan hari ini, Kamis, 5 November 2026. (Sumber: Threads)
Momen Roy Suryo tertawa ketika Jokowi menunjukkan ijazah miliknya di persidangan hari ini, Kamis, 5 November 2026. (Sumber: Threads)

POSKOTA.CO.ID - Alasan Roy Suryo tertawa saat Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan ijazahnya dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada hari ini, Kamis, 5 November 2026 menuai perhatian publik.

Jokowi yang hadir sebagai saksi dalam persidangan kasus dugaan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu dengan terdakwa Roy Suryo menunjukkan ijazahnya kepada para pengunjung sidang.

Tak hanya menunjukkan ijasah sarjana (S1) miliknya yang didapat dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Jokowi juga memperlihatkan ijazah dari semua jenjang pendidikan yang ia bawa.

Baca Juga: Siapa Sosok di Foto Ijazah Jokowi yang Ditanyakan Jaksa? Dikaitkan dengan Dumatno Budi Utomo

Namun, ketika tengah memperlihatkan ijazah tersebut, Roy Suryo yang ikut mendekat ke arah meja majelis hakim langsung melepas tawa yang langsung menjadi sorotan banyak orang.

Bukan cuma tertawa, namun Roy Suryo juga turut melontarkan kata 'palsu' saat melihat ijazah yang ditunjukkan Jokowi. Hal tersebut membuat publik bertanya-tanya mengenai sikap Roy.

Lalu, apa alasan yang membuat Roy Suryo tertawa sambil mengucapkan kata 'palsu' saat melihat ijazah Jokowi?

Alasan Roy Suryo Tertawa

Roy Suryo mengungkapkan alasan dirinya tertawa di hadapan Jokowi saat mantan Gubernur DKI Jakarta itu menunjukkan ijazahnya lantaran menurutnya ijazah yang diperlihatkan memang palsu.

Roy mengatakan bahwa keyakinannya tersebut didasari oleh analisis visualnya, berdasarkan keahlian yang ia miliki dalam bidang fotografi. Keahlian tersebut membuatnya menyadari bahwa ada kejanggalan fisik pada ijazah yang ditunjukkan Jokowi hari ini.

Baca Juga: Dumatno Budi Utomo Siapa? Disebut dalam Sidang Ijazah Jokowi

"Ya pertama-tama, saya tadi tertawa dan langsung menyampaikan dengan kata-kata palsu. "Kenapa? Saya sangat sependapat dengan Mas Refly (kuasa hukum Roy). Penglihatan saya adalah penglihatan seorang fotografer yang sudah sejak SMP itu mencetak. Nanti ada pertanyaan kunci saya ke Jokowi," ujarnya.

Lebih lanjut, Roy membeberkan bahwa dokumen yang ditunjukkan Jokowi dihadapan majelis hakim dan juga para pengunjung sidang hari ini berbeda dari yang pernah dilihatnya saat gelar perkara khusus di Polda Metro Jaya pada 15 Desember 2025.

Ia pun menuturkan sejumlah perbedaan signifikan antara ijazah hari ini dengan yang dilihatnya pada saat itu.

"Memang ijazah itu berbeda dengan ijazah tanggal 15 Desember, 15 Desember itu ijazahnya rapi, tidak ada rusak di bawah, tidak ada apa, lubang-lubang di bawah," tutur Roy.

"Itu tadi jelas betul ijazahnya berbeda. Dan saya sudah memegang ijazah itu. Yang dikatakan ada embos, ada nggak? Nggak ada," sambungnya.

Tak hanya embos, bagian watermark pada ijazah hari ini dengan yang dilihatnya saat gelar perkara Polda Metro Jaya juga cukup berbeda.

"Tapi kalau watermark-nya memang diupayakan, tapi watermark-nya berbeda dengan tanggal 15 (Desember 2025). 15 Desember itu watermark-nya jelas banget keliatan diprint ulang, yang ini tidak," kata Roy Suryo.

"Dan memang ada foto yang kualitasnya sama dengan tanggal 15 desember yaitu pada berkas-berkas banyak sekai nanti akan kita periksa lagi. Foto yang baru sama dengan foto yang saya lihat pada 15 Desember. Berkasnya lama, fotonya baru, tidak ada capnya tadi, ada tadi ditempelkan di situ. Itu baru tadi, itu jelas betul," pungkasnya.

Baca Juga: Link CCTV Pantau Sekitar PN Jaktim Hari Ini 5 November 2026, Cek Situasi Jalan saat Sidang Ijazah Jokowi

Jokowi Jelaskan Soal Foto di Ijazahnya

Pada persidangan hari ini, Jokowi juga memberikan keterangan mengenai foto di ijazahnya yang selama ini dituding sebagai foto Dumatno Budi Utomo dan bukan foto dirinya.

Saat ditanyai oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) apakah pasfoto pada ijazah tersebut adalah dirinya atau Dumatno, Jokowi dengan tegas menjawab bahwa itu adalah dirinya.

"Betul, Yang Mulia," jawab Jokowi.

"Baik. Tadi di situ kan ada foto ya, saudara saksi ya. Ada foto. Itu foto saudara saksi atau foto Dumatno Budi Utomo?" tanya jaksa lagi kepada Jokowi.

"Foto saya, Yang Mulia. Untuk apa dipasang fotonya Dumatno Budi Utomo?" tegas Jokowi.

Berdasarkan penuturan Jokowi, Dumatno Budi Utomo adalah sepupu jauhnya dari garis kakek buyutnya. Ia pun mengaku heran dengan tudingan yang menyebut bahwa foto pada ijazahnya bukan wajahnya melainkan sepupunya.

"Dumatno Budi Utomo ini adalah sepupu jauh saya, satu kakek buyut. Dia lahir tahun 1977. Artinya, pada saat saya lulus (1985), dia masih berumur 8 tahun," jelas Jokowi.

Menurut Jokowi hal tersebut tidak masuk akal. Ia pun mempertanyakan logika dibalik tudingan tersebut.

"Pertanyaannya, untuk apa ijazah yang saya peroleh kemudian saya ganti fotonya dengan foto Dumatno? Mestinya kebalik. Mestinya Dumatno lulus apa, saya pasangi foto saya. Dan sekali lagi, saat itu umurnya baru 8 tahun, Yang Mulia," tuturnya.


Berita Terkait


News Update