CIKEUSAL, POSKOTA.CO.ID – Nasib tragis menimpa remaja warga Kampung Katulisan, Desa Panyabrangan, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang. Korban ditemukan meninggal dunia usai tenggelam di aliran Kali Anyar pada Rabu, 4 November 2026.
Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan sekitar 200 meter dari titik awal ia dilaporkan menghilang.
Kapolsek Cikeusal, Iptu Hairus Saleh, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut bermula saat korban berniat membersihkan perlengkapan sekolahnya di pinggir sungai.
"Korban awalnya mencuci seragam olahraga dan sepatu sekolah di pinggir kali. Setelah selesai, korban menyusul teman-temannya untuk mandi bersama sambil bercanda dan berenang kejar-kejaran," ujar Hairus kepada wartawan, Kamis, 5 November 2026.
Baca Juga: Cegah Praktik Calo, PT Indonesia Nippon Seiki Seleksi Langsung 70 Lulusan SMK Serang
Namun suasana keceriaan tersebut berubah menjadi kepanikan saat korban berenang menuju bawah jembatan dan mendadak menghilang dari pandangan. Rekan-rekan korban sempat menunggu selama hampir satu jam, tetapi Herdi tak kunjung muncul ke permukaan.
Lantaran khawatir, teman-teman korban segera pulang dan melaporkan kejadian itu kepada warga setempat. Informasi tersebut kemudian diteruskan ke Mapolsek Cikeusal sekitar pukul 18.30 WIB.
Petugas Polsek Cikeusal yang menerima laporan langsung bergerak ke lokasi dan berkoordinasi dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) untuk menyusuri aliran sungai.
Pencarian yang berlangsung hingga malam hari tersebut akhirnya membuahkan hasil. Tim gabungan berhasil menemukan jasad Herdi tidak jauh dari lokasi awal tenggelam. Petugas segera mengevakuasi korban dan menyerahkannya kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Baca Juga: Tabrak Truk Terparkir, Pemotor di Serang Tewas Mengenaskan
Atas peristiwa memilukan ini, Iptu Hairus Saleh mengimbau para orang tua dan masyarakat setempat untuk memperketat pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama di sekitar aliran sungai.
