Disanksi BGN Akibat Laporan Dana Harian, 7 Dapur MBG di Malingping Lebak Kini Kembali Beroperasi

Kamis 05 Nov 2026, 14:54 WIB
Salah satu dapur MBG di Lebak yang sempat disanksi BGN, dan kini sudah melakukan aktivitas seperti biasa. (Sumber: Poskota/Samsul Fatoni)
Salah satu dapur MBG di Lebak yang sempat disanksi BGN, dan kini sudah melakukan aktivitas seperti biasa. (Sumber: Poskota/Samsul Fatoni)

LEBAK, POSKOTA.CO.ID - Sebanyak tujuh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten, dipastikan telah kembali beroperasi normal.

Layanan penyaluran makanan ke sekolah-sekolah di wilayah tersebut resmi berlanjut setelah sanksi penghentian sementara yang dijatuhkan Badan Gizi Nasional (BGN) dicabut.

Sebelumnya, operasional ketujuh dapur SPPG ini sempat dihentikan sejak Senin, 2 November 2026. Langkah ketat tersebut diambil oleh BGN sebagai sanksi administratif lantaran pengelola dapur belum melengkapi dan mengunggah Laporan Penggunaan Dana Harian (LPDH).

Penghentian sementara operasional itu dituangkan dalam Surat Keputusan BGN Nomor 5438/DTWS/11/2026 yang ditandatangani secara elektronik oleh Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN.

Baca Juga: BGN Pecat Karyawan SPPG Bantul yang Viral Ejek Korban Keracunan MBG di Karo

Pencabutan sanksi resmi berlaku pada Rabu, 4 November 2026 setelah seluruh dapur SPPG yang terdampak melengkapi serta mengunggah dokumen LPDH yang dipersyaratkan oleh regulasi BGN.

Mitra Dapur Cilangkahan 2, Aja Wiharja, membenarkan bahwa penghentian sementara untuk seluruh dapur MBG di Kecamatan Malingping telah resmi berakhir.

"Alhamdulillah, suspend administrasi yang dikeluarkan BGN sudah dicabut untuk semua dapur yang ada di Malingping. Kini sudah bisa beroperasi lagi," ujar Aja kepada Poskota, Kamis, 5 November 2026.

Dengan dicabutnya sanksi tersebut, aktivitas penyiapan hingga pendistribusian makanan bergizi bagi para siswa di sekolah-sekolah sasaran kini berjalan seperti biasa. Penghentian layanan tercatat hanya berlangsung selama dua hari.

"Alhamdulillah pendistribusian MBG sudah berjalan lagi karena dapur sudah beroperasi. Kita hanya stop selama dua hari," pungkasnya.


Berita Terkait


News Update