Kesiapan tersebut, menurut dia, turut didukung pengerahan dua kapal perang, yakni KRI Makassar-590 dan KRI dr. Soeharso yang merupakan kapal bantu rumah sakit.
Slamet juga mengamati adanya perubahan penggunaan seragam di kalangan prajurit TNI yang bertugas. Dia menyebut personel yang sebelumnya menggunakan pakaian dinas harian kini terlihat mengenakan pakaian dinas lapangan (PDL).
"Ya, tentu saja mereka siaga. Kalau kita lihat, enggak ada lagi hari ini atau dari malam itu, tentara yang menggunakan pakaian dinas harian, enggak ada. Sekarang sudah menggunakan pakaian dinas lapangan," ungkapnya.
Menurut Slamet, kesiapan pengamanan tidak hanya melibatkan pasukan tempur, tetapi juga satuan bantuan tempur dan bantuan administrasi.
Dia turut menyoroti dugaan penyiapan kebutuhan logistik oleh Badan Logistik Pertahanan Kementerian Pertahanan. Menurutnya, langkah tersebut mengindikasikan adanya antisipasi terhadap kemungkinan situasi darurat yang membutuhkan kesiapan personel maupun dukungan operasional.
