POSKOTA.CO.ID - Enam UMKM binaan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) sukses mencatatkan potensi pasar internasional dalam gelaran Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 pada 14–18 Oktober lalu. Dari pameran perdagangan terbesar tersebut, para pelaku usaha lokal ini berhasil mengumpulkan 82 buyer leads, dengan 35 di antaranya merupakan prospek pembeli asing dari 18 negara di empat kawasan.
Pencapaian ini menjadi sinyal kuat bahwa produk olahan pangan dan kriya lokal memiliki daya saing tinggi di pasar global. Adapun enam UMKM binaan TelkomGroup yang unjuk gigi dalam ajang ini meliputi Keumamah Cutkak, Fiorellya by Dwee, Dbaloy, Rendang Oma Keenan, Zura Snack, dan IQLEEM.
Dari lini manufaktur pakaian, IQLEEM menjadi bintang pameran dengan mengantongi prospek terbanyak, yakni 50 leads. Sementara dari sektor kriya dan fashion muslimah, Fiorellya by Dwee berhasil mengumpulkan 11 leads dari calon mitra asal Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Jepang, hingga India.
Senior General Manager Social Responsibility Telkom, Hery Susanto, menyampaikan bahwa partisipasi dalam TEI merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Telkom untuk memperkuat kapasitas usaha dan memperluas akses pasar UMKM.
Baca Juga: Resmi Akuisisi Digiserve, Telkom Perkuat Bisnis Enterprise dan Pertegas Langkah Transformasi TLKM 30
“Bagi Telkom, keberhasilan UMKM dalam mengikuti pameran tidak hanya diukur dari transaksi selama kegiatan, tetapi juga dari peluang kemitraan yang dapat ditindaklanjuti setelahnya. Melalui pilar ekonomi BISA Kreatif dan semangat Bersama Jadi Bisa, kami mendorong UMKM untuk meningkatkan kualitas produk, memperkuat kesiapan bisnis, dan membangun hubungan jangka panjang dengan calon mitra internasional. Dengan demikian, peluang yang terbentuk dapat menjadi langkah konkret menuju BISA Export,” ujar Hery.
Daftar UMKM Binaan Telkom
Berikut daftar UMKM sektor kuliner dan olahan pangan khas Nusantara yang dilirik mitra internasional, antara lain:
- Dbaloy dengan produk bandeng asap menyabet 12 leads dan mulai menjajaki peluang ekspor ke Brunei Darussalam, Kuwait, Kepulauan Solomon, Malaysia, serta Jepang
- Keumamah Cutkak dengan produk Sambal Tuna Aceh mengamankan 3 leads, termasuk pembelian sampel oleh calon pembeli dari Jepang dan Malaysia
- Rendang Oma Keenan memperoleh 3 leads dan menerima permintaan proposal bisnis resmi dari calon mitra di India dan Brunei Darussalam
- Zura Snack dengan produk olahan sukun mendatangkan 3 leads, termasuk permintaan khusus pengiriman sampel tepung sukun ke Jerman
- IQLEEM mengantongi prospek terbanyak, yakni 50 leads
- Fiorellya by Dwee berhasil mengumpulkan 11 leads dari calon mitra asal Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Jepang, hingga India
Dukungan pascapameran akan terus dilanjutkan melalui ekosistem Rumah BUMN Telkom. Pendampingan ini difokuskan pada pemenuhan standar pasar internasional, kesiapan kapasitas produksi, serta pengelolaan administrasi ekspor agar buyer leads yang didapat mampu berkonversi menjadi kontrak kerja sama jangka panjang.
