POSKOTA.CO.ID - Pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Jawa Timur, Wulyda Agustyn ramai diperbincangkan usai mengumumkan kabar pengunduran dirinya.
Keputusan Wulyda Agustyn untuk mengundurkan diri dari Dishub Kota Malang menjadi perhatian setelah ia membagikan sejumlah pernyataan melalui akun Threads pribadinya.
Dalam unggahan tersebut, Wulyda menjelaskan bahwa keputusannya tidak diambil secara spontan.
Ia mengaku, telah mempertimbangkan berbagai hal, terutama berkaitan dengan prinsip hidup, harga diri, dan kondisi yang menurutnya tidak lagi sejalan dengan hati nurani.
"Tidak mudah meninggalkan institusi yang pernah menjadi bagian dari hidup dan pengabdian. Namun lebih menyakitkan jika harus bertahan dalam tindakan yang tak lagi sejalan dengan hati nurani," tulis Wulyda dalam salah satu unggahannya, seperti dikutip pada Selasa, November 2026.
Dirinya menegaskan, keputusan untuk mengundurkan diri bukan disebabkan oleh ketakutan menghadapi keadaan, melainkan keinginannya untuk tetap mempertahankan harga diri.
"Saya tidak pergi karena kehilangan keberanian, tetapi karena saya tidak ingin kehilangan harga diri. Saya tidak takut melepas jabatan, tetapi saya takut jika harus terus menerus mendapatkan hal yang tidak pantas," tambahnya.
Wulyda menuturkan, lebih memilih meninggalkan pekerjaannya daripada terus bertahan dengan mengorbankan prinsip yang diyakininya.
"Saya mundur dengan luka, daripada bertahan dengan mengorbankan kewarasan prinsip. Sebab pengabdian sejati bukan sekedar tentang di mana kita berdiri, melainkan tentang nilai apa yang tetap kita pertaruhkan," tutur dia.
Perbincangan mengenai Wulyda semakin berkembang setelah dirinya memberikan dukungan kepada mantan perwira Polri, AKBP Netty Rosdiana Siagian.
Melalui Instagram Story, Wulyda menyampaikan ucapan selamat kepada Netty yang sebelumnya juga mengambil keputusan untuk mengundurkan diri dari institusi kepolisian.
