Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia

Jumat 23 Okt 2026, 20:58 WIB
Para teknisi Telkom Akses bersiaga dalam mendukung penataan infrastruktur telekomunikasi melalui program Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) di Kota Bandung. (Sumber: Telkom)
Para teknisi Telkom Akses bersiaga dalam mendukung penataan infrastruktur telekomunikasi melalui program Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) di Kota Bandung. (Sumber: Telkom)

POSKOTA.CO.ID - PT Telkom Akses mempercepat pemindahan jaringan kabel udara ke bawah tanah di Kota Bandung. Langkah ini menjadi bagian dari dukungan terhadap program "Bandung Bebas Kabel Udara" berbasis Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) untuk menciptakan estetika kota yang rapi dan aman tanpa mengorbankan kualitas konektivitas masyarakat.

Dalam program kolaborasi bersama PT Bandung Infra Investama (Perseroda) ini, Telkom Akses menargetkan penataan jaringan di 81 ruas jalan memanfaatkan Infrastruktur Pasif Telekomunikasi (IPT) bawah tanah.

Direktur Utama Telkom Akses, Irphan Wijaya, menegaskan bahwa proyek penataan di Bandung ini menjadi pijakan penting bagi perusahaan dalam menguji kesiapan operasional skala besar.

"Pelaksanaan di Bandung menjadi salah satu pembelajaran penting bagi kami dalam memperkuat kesiapan sumber daya, koordinasi, dan proses operasional untuk mendukung program serupa di wilayah lain," ujar Irphan.

Baca Juga: Mantapkan Transisi Strategic Holding, Telkom Petakan Arah Bisnis TelkomGroup hingga 2030

Progres Lapangan dan Strategi Mitigasi Gangguan

Proses pemindahan kabel jaringan ini bukan tanpa tantangan. Agar konektivitas lebih dari 10.000 pelanggan termasuk jaringan pendukung seluler (Node B), layanan korporat, hingga pelanggan ritel tidak terputus, Telkom Akses menerapkan sejumlah strategi teknis:

  • Pencapaian target hingga Oktober 2026, sebanyak 54 dari total 81 ruas jalan telah selesai ditata.
  • 200 teknisi disiagakan 24 jam penuh dengan dukungan tim swakelola dan ketersediaan alat kerja yang memadai dari berbagai area operasional.
  • Sebelum kabel dipotong dan dipindah, tim memetakan prioritas pengamanan konektivitas guna memastikan jalur pengganti siap 100 persen.
  • Mengatasi kendala penggunaan manhole bersama (shared infrastructure) antaroperator dengan penelusuran serta identifikasi kabel secara presisi.

Ke depan, model kolaborasi tata ruang berbasis SJUT seperti di Bandung ini akan disiapkan Telkom Akses sebagai cetak biru (blueprint) operasional untuk mendukung program pembenahan jaringan telekomunikasi di berbagai kota besar lainnya di Indonesia.


Berita Terkait


News Update