POSKOTA.CO.ID - Mantan Direktur Utama (Dirut) PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Arief Mulyadi meninggal dunia pada Selasa, 27 Oktober 2026 pada usia 58 tahun.
Kabar duka tersebut disampaikan melalui unggahan di akun Instagram resmi PNM. Dalam uanggahannya, PNM menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian Arief yang menjabat sebagai Dirut periode 2018--2026.
"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un, segenap keluarga besar PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Bapak Arief Mulyadi Direktur Utama PNM periode 2018-2026," tulis akun Instagram @pnm_persero, seperti dikutip pada Selasa, 27 Oktober 2026.
Lebih lanjut, perusahaan BUMN tersebut juga menyampaikan doa untuk almarhum dan memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan.
Baca Juga: Arief Mulyadi Meninggal karena Sakit Apa? Simak Kabar Duka Eks Dirut PNM
"Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala khilafnya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan," tambah akun tersebut.
Di tengah kabar wafatnya Arief, tak sedikit masyarakat yang ingin mengetahui mengenai profil dan rekam jejak profesionalnya.
Profil Afief Mulyadi dan Rekam Jejaknya
Arief Mulyadi lahir pada 23 Juni 1968 dan wafat di usianya yang ke-58 tahun. Ia diketahui memiliki perjalanan karier yang cukup panjang di PNM.
Tak hanya memiliki karier yang cemerlang, Arief juga memiliki latar belakang pendidikan yang cukup mentereng. Ia merupakan lulusan S1 Fakultas Biologi Jurusan Ekologi, Universitas Jenderal Soedirman pada 1993.
Baca Juga: Benarkah BPJS Kesehatan Dihapus? Viral Rumor Diganti dengan Klinik KDMP
Setelah mendapatkan gelar Sarjana, Arief lalu melanjutkan pendidikan S2. Ia berhasil meraih gelar magister pada 2006 dari Program Kajian Strategi Ketahanan Nasional Universitas Indonesia.
Arief lalu melanjutkan karier dengan bekerja di berbagai lembaga penelitian. Ia juga tercatat pernah mengikuti Executive Development Programme dan membangun karier di Bank Nusa International pada 1994-1999.
Ia bahkan pernah menduduki posisi Manager - Retail Banking & UKM Group.
Perjalanan Arief di PNM dimulai pada 1999. Saat itu, ia menempati posisi sebagai Account Officer Lapangan. Di sana, ia mulai membangun karier nya perlahan-lahan dan mempelajari banyak hal yang turut berperan dalam membantunya menduduki sejumlah jabatan strategis.
Baca Juga: Kementerian PKP Catatkan Pencapaian 70,9 Persen Bedah Rumah Tidak Layak Huni
Pada 2013, Arief dipercaya menduduki jabatan sebagai Executive Vice President Pengembangan Kapasitas Usaha & Riset. Lalu, pada 2015, ia ditunjuk menjadi posisi Executive Vice President.
Kariernya di PNM semakin melambung. Dua tahun kemudian, ia diangkat menjadi Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha. Masih di tahun yang sama, ia ditunjuk menjadi Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko.
Puncak kariernya berlangsung saat ia diangkat sebagai Direktur Utama PNM pada 13 Februari 2018 untuk periode 2018-2022 oleh Menteri BUMN Rini Soemarno.
Jabatan tersebut berlanjut saat Menteri BUMN Erick Thohir kembali menunjuknya dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PNM pada 18 April 2022. Ia pun kembali memimpin BUMN tersebut untuk periode 2022-2026.
