"Kunjungan ini bukan untuk mengintimidasi masyarakat, melainkan sebagai bentuk pembinaan agar pelanggar memahami risiko dari perbuatannya dan tumbuh kesadaran untuk tidak mengulangi pelanggaran," tegas Dadang.
Untuk menjamin transparansi di lapangan, setiap tindakan penindakan wajib didokumentasikan melalui rekaman video. Pengawasan internal juga diperketat dengan melibatkan personel Provos agar Operasi Patuh Jaya berjalan profesional.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengimbau masyarakat agar menjadikan budaya tertib lalu lintas sebagai kebutuhan sehari-hari, bukan sekadar respons saat ada razia.
"Tertib berlalu lintas dimulai dari diri sendiri, karena keselamatan kita juga menyangkut keselamatan orang lain," tutur Budi.
