Barbarossa dan Gibran Lulusan Mana? Ini Sosok Dua Anak Menteri Haji yang Diangkat Jadi Tenaga Ahli

Sabtu 24 Okt 2026, 13:37 WIB
Dua anak Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf, Barbarossa dan Gibran, tercatat sebagai tenaga ahli kementerian. (Sumber: Instagram/@gus.irfanyusuf)
Dua anak Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf, Barbarossa dan Gibran, tercatat sebagai tenaga ahli kementerian. (Sumber: Instagram/@gus.irfanyusuf)

POSKOTA.CO.ID - Barbarossa Muhammad Farros dan Gibran Muhammad Fawwaz menjadi perhatian publik setelah nama keduanya tercantum sebagai tenaga ahli di Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj).

Keduanya merupakan anak Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, yang kini menjadi sorotan menyusul informasi pengangkatan anggota keluarganya di lingkungan kementerian yang dipimpinnya.

Nama Barbarossa dan Gibran tercantum dalam dokumen Keputusan Menteri Haji dan Umrah Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pengangkatan Tenaga Ahli Menteri Haji dan Umrah.

Dokumen tersebut dilaporkan beredar pada Juni 2026. Perbincangan kemudian berkembang pada latar belakang Pendidikan hingga pengalaman kerja keduanya.

Irfan Yusuf pun memberikan penjelasan mengenai proses yang melatarbelakangi pengangkatan tersebut.

Ia menyebut, anaknya dan sejumlah santri telah membantu pembentukan BP Haji sejak lembaga itu mulai dibangun pada akhir 2024.

Menurut Irfan, ketika dirinya dan Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mulai menjalankan tugas, BP Haji belum memiliki perangkat organisasi dan fasilitas pendukung yang memadai.

“Keluar dari istana kita enggak punya staf, kita enggak punya kantor, kita enggak punya apa-apa,” kata Menhaj.

Dia menjelaskan, kondisi tersebut membuat dirinya dan Dahnil mendapatkan dukungan dari orang-orang yang sebelumnya berada di lingkungan masing-masing.

Dahnil mendapat bantuan dari timnya yang berasal dari Kementerian Pertahanan, sedangkan Irfan dibantu sejumlah santri dan anaknya.

“Akhirnya Bang Dahnil (wamenhaj) disambut timnya dari Kementerian Pertahanan, saya disambut santri-santri saya dan sama anak saya. Dan mereka ini yang tanpa diminta membantu pembentukan badan penyelenggara haji itu. Tanpa gaji tanpa apa-apa selama 3 atau 4 bulan. Itu yang terjadi,” ungkapnya.

Lantas, Barbarossa dan Gibran lulusan mana? Bagaimana latar belakang keluarga serta keterlibatan keduanya dalam kegiatan Kementerian Haji dan Umrah? Berikut informasi yang tersedia.

Baca Juga: BI Prakirakan Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh hingga 5,7 Persen, Ini Pendorongnya

Barbarossa dan Gibran Lulusan Mana?

Berdasarkan informasi yang tersedia dalam bahan pemberitaan ini, belum terdapat keterangan resmi yang terperinci mengenai nama sekolah, perguruan tinggi, program studi, maupun jenjang pendidikan yang telah ditempuh Barbarossa dan Gibran.

Karena itu, informasi mengenai tempat keduanya menempuh pendidikan belum dapat dipastikan berdasarkan data yang tersedia.

Selain pendidikan formal, publik juga menaruh perhatian pada pengalaman dan kompetensi yang mendasari penunjukan keduanya sebagai tenaga ahli.

Informasi tersebut relevan untuk memahami peran yang dijalankan di lingkungan Kemenhaj.

Di luar perbincangan mengenai jabatan di Kemenhaj, Barbarossa Muhammad Farros dan Gibran Muhammad Fawwaz juga memiliki latar belakang keluarga yang berkaitan dengan sejarah pesantren dan ulama di Indonesia.

Keduanya merupakan cicit KH Hasyim Asy'ari, ulama pendiri Nahdlatul Ulama (NU), serta cucu KH Yusuf Hasyim.

Hubungan keluarga tersebut menempatkan Barbarossa dan Gibran dalam garis keturunan keluarga besar yang memiliki keterkaitan erat dengan Pondok Pesantren Tebuireng di Jombang, Jawa Timur.

Pondok Pesantren Tebuireng dikenal sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam yang memiliki sejarah panjang dalam perkembangan pendidikan pesantren dan organisasi Islam di Indonesia.

KH Hasyim Asy'ari merupakan tokoh penting dalam sejarah Islam Indonesia dan pendiri NU.

Baca Juga: Perbedaan Gaya Hidup dan Biaya Hidup, Kenali agar Keuangan Tidak Boros

Sementara itu, KH Yusuf Hasyim dikenal sebagai salah satu tokoh keluarga Tebuireng yang turut berperan dalam kehidupan pesantren dan masyarakat.

Latar belakang keluarga tersebut menjadi salah satu informasi yang ikut menarik perhatian publik setelah nama Barbarossa dan Gibran muncul dalam daftar tenaga ahli Kemenhaj.

Di antara kedua bersaudara tersebut, Barbarossa Muhammad Farros tercatat mendampingi Menteri Haji dalam salah satu agenda resmi kementerian.

Barbarossa disebut mendampingi Irfan Yusuf saat meninjau pelaksanaan Seleksi Tahap II Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Asrama Haji Embarkasi Surabaya pada 11 Desember 2025.


Berita Terkait


News Update