Dia juga menyampaikan harapan agar Indonesia tidak lagi bergantung pada impor BBM dari luar negeri.
8. MSCI dan Tekanan Eksternal
Kemudian, Prabowo menyinggung Morgan Stanley Capital International (MSCI) ketika berbicara mengenai berbagai tantangan yang menurutnya dihadapi pemerintah.
MSCI merupakan penyedia indeks yang digunakan pelaku pasar keuangan global sebagai salah satu acuan dalam mengambil keputusan investasi.
Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh takut menghadapi tekanan dari pihak mana pun.
Dia menyampaikan pernyataan tersebut sebagai bentuk penegasan sikap pemerintah dalam menghadapi berbagai persoalan yang dinilainya berkaitan dengan kepentingan nasional.
"Kita terus dihadang. Iya kan. Ada apa itu? Macam-macamlah MS apa-apa. Macam-macam ya kan. Dia mau dia mau takut-takuti kita. Saya hanya katakan kepada MSCI, bangsa Indonesia tidak takut siapapun dan tidak akan gentar," kata Prabowo.
Namun, dalam bagian pidato tersebut, Prabowo tidak merinci persoalan spesifik yang dimaksud maupun langkah teknis yang akan ditempuh sebagai tindak lanjut.
Prabowo menekankan bahwa Indonesia tidak akan gentar menghadapi tekanan tersebut.
Meski demikian, tindak lanjut terhadap persoalan yang berkaitan dengan pasar modal membutuhkan penjelasan kebijakan yang terukur dan langkah konkret dari pihak terkait.
9. Penghematan dan Kinerja Kabinet
Selanjutnya, Prabowo mengakui pemerintah telah bekerja keras selama dua tahun pertama.
Namun, dia mengingatkan bahwa tantangan yang dihadapi masih besar dan masyarakat mengharapkan hasil yang lebih banyak.
“Kita telah bekerja dengan baik tapi kita tahu tantangan masih sangat besar. Rakyat kita berharap lebih banyak,” katanya.
