Pemerintah juga perlu memastikan bahwa tindakan administratif terhadap perusahaan dilaksanakan berdasarkan ketentuan yang berlaku.
Melalui penindakan tersebut, pemerintah ingin memastikan dugaan pelanggaran tidak berhenti pada penyelidikan, tetapi ditindaklanjuti sesuai hasil pemeriksaan dan bukti yang ditemukan.
6. Swasembada Pangan
Prabowo menyebut swasembada pangan sebagai salah satu capaian utama pemerintah.
Menurutnya, kemampuan memenuhi kebutuhan pangan melalui produksi domestik dapat memperkuat daya tahan Indonesia ketika rantai pasok internasional terganggu.
Gangguan distribusi global dapat terjadi akibat konflik, pembatasan ekspor, maupun perubahan kondisi ekonomi dunia.
Dalam situasi tersebut, ketersediaan produksi pangan dalam negeri menjadi faktor penting untuk menjaga pasokan kebutuhan pokok masyarakat.
“Pangan itu menentukan karena sekarang pangan bisa menjadi senjata,” terang dia.
Ketersediaan pangan berkaitan dengan stabilitas harga, pemenuhan kebutuhan masyarakat, dan ketahanan nasional.
Presiden juga menyinggung tantangan kekeringan pada 2025–2026. Dalam pidatonya, dia menyatakan pemerintah mampu menjaga swasembada pangan meskipun menghadapi kondisi cuaca yang sulit.
Prabowo turut menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan langkah kontingensi untuk menghadapi perubahan iklim.
Persiapan tersebut dinilai penting karena produksi pertanian sangat bergantung pada kondisi cuaca, ketersediaan air, dan keberlanjutan lahan pertanian.
Untuk mendukung ketahanan pangan, produksi domestik perlu ditopang oleh distribusi pupuk, infrastruktur irigasi, pengelolaan lahan, dan sistem logistik yang memadai.
