Peringati World Cleanup Day, Telkom Angkut 5,1 Ton Sampah dari Kali Krukut

Senin 21 Sep 2026, 15:48 WIB
Karyawan TelkomGroup bersama petugas kebersihan saat mengangkat sampah dari aliran Kali Krukut di sekitar The Telkom Hub, Jakarta, Jumat, 18 September 2026. (Sumber: Telkom)
Karyawan TelkomGroup bersama petugas kebersihan saat mengangkat sampah dari aliran Kali Krukut di sekitar The Telkom Hub, Jakarta, Jumat, 18 September 2026. (Sumber: Telkom)

POSKOTA.CO.ID - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) bersama anak perusahaannya, PT Telkom Landmark Tower (TLT), menggelar aksi pembersihan di sepanjang aliran Kali Krukut, Jakarta, pada Jumat, 18 September 2026.

Aksi yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Sungai dan World Cleanup Day ini berhasil mengangkut sebanyak 19 meter kubik atau setara 5,1 ton sampah dari aliran sungai dan bantaran di kawasan The Telkom Hub.

Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif keberlanjutan perusahaan bertajuk GoZero% Sustainability Action by Telkom Indonesia, khususnya pada pilar Save Our Planet.

Dalam pelaksanaannya, TelkomGroup juga menggandeng Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, jajaran kecamatan/kelurahan setempat, serta petugas kebersihan lingkungan (Pasukan Oren) dan petugas saluran air (Pasukan Biru).

Baca Juga: Optimalkan 3.010 Aset TelkomGroup, TelkomProperty Buka Peluang Kemitraan Sewa Gedung B2B

Rincian Sampah yang Terkumpul

Dari total 5,1 ton sampah yang berhasil dievakuasi dari Kali Krukut, rinciannya terdiri dari:

  • Sampah sungai (permukaan air): 4,5 ton
  • Sampah kering (bantaran sungai): 0,6 ton

Seluruh sampah yang terkumpul telah diserahkan kepada pihak berwenang Pemprov DKI Jakarta untuk diproses dan dikelola sesuai ketentuan yang berlaku.

Sungai Krukut yang mengalir sepanjang 31,39 kilometer memang masih menghadapi tantangan tumpukan sampah di sejumlah titik. Jika dibiarkan, alirannya tidak hanya mengganggu estetika kawasan, tetapi juga berpotensi merusak ekosistem air dan memicu potensi luapan banjir.

Baca Juga: Kenapa Kantor BGN Pindah ke Gedung Telkom? Ini Penjelasan Sudaryono

Penerapan Prinsip ESG dan Komitmen Berkelanjutan

SVP Group Sustainability dan Corporate Communication Telkom, Ahmad Reza, menegaskan bahwa penerapan Environmental, Social, and Governance (ESG) di Telkom bukan sekadar pelengkap formalitas, melainkan program berkelanjutan yang memberikan dampak langsung pada lingkungan operasional.

"Aksi sederhana ini menjadi salah satu bukti nyata bagaimana implementasi program ESG Telkom berdampak positif secara luas. Ketika lingkungan terjaga, yang ikut tumbuh bukan hanya produktivitas bisnis Telkom, tetapi juga ekosistem di sekitarnya," ujar Ahmad Reza.

Hal senada disampaikan oleh VP Sustainability Telkom, Gunawan Wasisto Ciptaning Andri. Menurutnya, masalah lingkungan tidak mengenal batas administratif sehingga butuh kolaborasi antar-elemen untuk menjaganya.

"Apa yang terjadi di satu wilayah pada akhirnya dapat berdampak pada wilayah lain. Kami melihat aksi hari ini bukan hanya pembersihan sungai, melainkan komitmen menjaga ruang hidup bersama," terang Gunawan.

Baca Juga: Hadapi Ancaman Siber Era Kuantum, Telkom Siapkan Arsitektur Quantum-Safe untuk Perguruan Tinggi

Sementara itu, Direktur Utama TLT, Suratman, berharap kolaborasi lintas sektor antara korporasi, pemerintah, dan masyarakat ini tidak berhenti sebagai aksi seremonial belaka.

Ke depan, TelkomGroup berkomitmen untuk terus menggalakkan inisiatif serupa demi mendorong habit kepedulian lingkungan secara konsisten di tengah masyarakat.

“Harapannya acara ini dapat membuat kita lebih nyaman untuk beraktivitas di lingkungan sekitar, namun tidak berhenti sampai sini saja, semoga kedepannya akan ada lebih banyak lagi kolaborasi dari pihak korporasi, pemerintah, dan masyarakat untuk terus diadakan,” pungkas Suratman.


Berita Terkait


News Update