Optimalkan 3.010 Aset TelkomGroup, TelkomProperty Buka Peluang Kemitraan Sewa Gedung B2B

Minggu 06 Sep 2026, 10:19 WIB
Gedung Graha Merah Putih. (Sumber: Dok. Telkom)
Gedung Graha Merah Putih. (Sumber: Dok. Telkom)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - PT Graha Sarana Duta (TelkomProperty) selaku pengelola aset PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk terus memacu strategi penguatan nilai aset (leveraging asset) guna meningkatkan produktivitas serta efisiensi operasional di lingkungan TelkomGroup.

Saat ini, TelkomProperty mengelola sebanyak 3.010 aset tanah dan bangunan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, dengan sekitar 50 persen di antaranya telah berhasil dioptimalisasi.

Direktur Utama TelkomProperty, Didit Sulistyo mengatakan, perusahaan terbuka menjalin kerja sama pemanfaatan aset dengan pihak luar melalui mekanisme Business to Business (B2B) yang proporsional dan patuh pada prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

“Sebagai salah satu entitas pengelola aset proper di lingkungan TelkomGroup, optimalisasi aset merupakan bagian dari langkah leveraging asset yang sudah berjalan dalam proses bisnis kami. Tentunya, kami akan selalu berupaya memastikan produktivitas aset untuk dapat melayani kebutuhan TelkomGroup maupun mitra dan tenan eksternal lainnya dengan maksimal," kata Didit.

Baca Juga: Telkom Hadirkan EduMind Wellbeing dan AI Camp di Makassar, Diikuti 350 Peserta

Gedung Graha Merah Putih Disiapkan untuk Tenant Eksternal dan BGN

Sejalan dengan upaya optimalisasi tersebut, PT Telkom Landmark Tower (TLT) selaku anak usaha TelkomProperty turut membuka ruang bagi mitra eksternal yang ingin menyewa area komersial di gedung Graha Merah Putih (GMP).

Direktur Utama TLT, Suratman mengatakan, peningkatkan produktivitas properti dilakukan untuk memenuhi kebutuhan internal TelkomGroup sekaligus merangkul penyewa dari sektor luar.

Salah sebuah rencana pemanfaatan ruang di Gedung Graha Merah Putih yang sedang berjalan saat ini adalah penjajakan sewa oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Proses tersebut masih berada dalam tahap negosiasi serta koordinasi intensif antarpihak.

Manajemen TLT memastikan seluruh tahapan negosiasi dilakukan secara terukur dengan tetap menjamin kepastian operasional serta kenyamanan para tenant yang telah beraktivitas di dalam gedung tersebut.

Baca Juga: Hadapi Ancaman Siber Era Kuantum, Telkom Siapkan Arsitektur Quantum-Safe untuk Perguruan Tinggi

“Rencana pemanfaatan dan penyewaan ruang di Graha Merah Putih oleh Badan Gizi Nasional (BGN) saat ini masih dalam proses negosiasi dan pembahasan lebih lanjut serta dikoordinasikan dengan pihak terkait. Kami berkomitmen menjaga kepastian dan keberlangsungan operasional para tenant yang berada di gedung tersebut. Setiap proses juga akan dilakukan secara tertib dan terukur,” ujarnya.


Berita Terkait


News Update