POSKOTA.CO.ID - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) bersama anak perusahaannya, PT Telkom Landmark Tower (TLT), menggelar aksi pembersihan di sepanjang aliran Kali Krukut, Jakarta, pada Jumat, 18 September 2026.
Aksi yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Sungai dan World Cleanup Day ini berhasil mengangkut sebanyak 19 meter kubik atau setara 5,1 ton sampah dari aliran sungai dan bantaran di kawasan The Telkom Hub.
Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif keberlanjutan perusahaan bertajuk GoZero% Sustainability Action by Telkom Indonesia, khususnya pada pilar Save Our Planet.
Dalam pelaksanaannya, TelkomGroup juga menggandeng Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, jajaran kecamatan/kelurahan setempat, serta petugas kebersihan lingkungan (Pasukan Oren) dan petugas saluran air (Pasukan Biru).
Baca Juga: Optimalkan 3.010 Aset TelkomGroup, TelkomProperty Buka Peluang Kemitraan Sewa Gedung B2B
Rincian Sampah yang Terkumpul
Dari total 5,1 ton sampah yang berhasil dievakuasi dari Kali Krukut, rinciannya terdiri dari:
- Sampah sungai (permukaan air): 4,5 ton
- Sampah kering (bantaran sungai): 0,6 ton
Seluruh sampah yang terkumpul telah diserahkan kepada pihak berwenang Pemprov DKI Jakarta untuk diproses dan dikelola sesuai ketentuan yang berlaku.
Sungai Krukut yang mengalir sepanjang 31,39 kilometer memang masih menghadapi tantangan tumpukan sampah di sejumlah titik. Jika dibiarkan, alirannya tidak hanya mengganggu estetika kawasan, tetapi juga berpotensi merusak ekosistem air dan memicu potensi luapan banjir.
Baca Juga: Kenapa Kantor BGN Pindah ke Gedung Telkom? Ini Penjelasan Sudaryono
Penerapan Prinsip ESG dan Komitmen Berkelanjutan
SVP Group Sustainability dan Corporate Communication Telkom, Ahmad Reza, menegaskan bahwa penerapan Environmental, Social, and Governance (ESG) di Telkom bukan sekadar pelengkap formalitas, melainkan program berkelanjutan yang memberikan dampak langsung pada lingkungan operasional.
"Aksi sederhana ini menjadi salah satu bukti nyata bagaimana implementasi program ESG Telkom berdampak positif secara luas. Ketika lingkungan terjaga, yang ikut tumbuh bukan hanya produktivitas bisnis Telkom, tetapi juga ekosistem di sekitarnya," ujar Ahmad Reza.
