KH Hasan Abdullah Sahal Siapa? Ini Profil Pimpinan Ponpes Gontor yang Sindir 'Cari Muka' di Depan Prabowo

Senin 21 Sep 2026, 10:52 WIB
Profil KH Hasan Abdullah Sahal, pimpinan Ponpes Gontor yang sampaikan sindiran 'cari muka' saat pidato di hadapan Prabowo Subianto. (Sumber: YouTube/Gontortv)
Profil KH Hasan Abdullah Sahal, pimpinan Ponpes Gontor yang sampaikan sindiran 'cari muka' saat pidato di hadapan Prabowo Subianto. (Sumber: YouTube/Gontortv)

POSKOTA.CO.ID - Sosok KH Hasan Abdullah Sahal sukses mencuri perhatian publik setelah menyampaikan pidato di hadapan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam acara Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Pesantren (Ponpes) Gontor, Jawa Timur pada Sabtu, 19 September 2026 yang dihadiri Prabowo, Kiai Hasan menyampaikan pidato yang lugas dengan menyisipkan kalimat sindiran di dalamnya.

Salah satu isi pidatonya yang jadi sorotan publik, yaitu saat ia menyampaikan sindiran soal 'cari muka' di hadapan Presiden untuk mencairkan suasana.

Sejumlah potongan video saat Kiai Hasan melontarkan pidato mengenai makna cari muka pun beredar luas di media sosial dan viral setelah menarik perhatian banyak orang.

Baca Juga: Jadwal Ramadhan 2027 Versi Muhammadiyah: 1 Ramadhan Jatuh 8 Februari, Idul Fitri 9 Maret

"Andai kata Pak Prabowo hari ini nggak datang, nah ini muka saya, saya taruh di mana? Akhirnya saya harus cari muka! Sekarang banyak orang yang cari muka, betul? Orang ndak punya ijazah, cari ijazah. Orang ndak punya nama, cari nama. Orang ndak punya uang, cari uang. Orang ndak punya jabatan, cari jabatan. Orang ndak punya muka, cari muka!" ucap Kiai Hasan yang disambut tawa riuh seisi gedung.

Pidato dengan nada sindiran ini membuat publik penasaran dengan sosok Kiai Hasan yang belum banyak diketahui orang. Tak sedikit orang yang mengapresiasi keberaniannya menyampaikan pidato tersebut.

Lantas, siapa sebenarnya KH Hasan Abdullah Sahal?

Profil KH Hasan Abdullah Sahal

Dihimpun dari laman resmi Pondok Modern Darussalam Gontor, Kiai Hasan merupakan salah satu pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), Ponorogo, Jawa Timur.

Lahir di desa Gontor 24 Mei 1947, ia ternyata adalah putera keenam dari K.H. Ahmad Sahal, salah satu dari tiga Trimurti pendiri PMDG. KH Ahmad Sahal mendirikan PMDG bersama KH Zainuddin Fananie dan KH Imam Zarkasyi.

Kiai Hasan saat ini memimpin Ponpes Gontor bersama dua orang lainnya, yaitu Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi dan Drs. K.H. Muhammad Akrim Mariyat Dipl.A.Ed.

Baca Juga: Kemenag Terbitkan Aturan Baru, Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah

Ia menyelesaikan pendidikan sekolah dasar (SD) pada 1959 di Gontor. Tiga bulan sebelum menyelesaikan pendidikan nya, ia sudah lebih dulu diterima sebagai santri Kulliyyatu-l-Mu'allimin Al-Islamiyyah (KMI) Pondok Modern Gontor.

Setelah lulus pada 1965, ia lalu melanjutkan studi di Fakultas Ushuluddin Institut Pendidikan Darussalam (IPD). Sambil menyelesaikan studinya, ia juga mengajar di KMI selama sekitar dua setengah tahun.

Kemudian, pada 1967, Hasan melanjutkan pendidikan ke Fakultas Dakwah dan Ushuluddin Universitas Islam Madinah Al-Munawwarah, Arab Saudi. Pada 1992, ia  menempuh pendidikan di Universitas Al-Azhar, Mesir untuk memperdalam bidang spesialisasi hadis.

Rekam Jejak Kepemimpinan

KH Hasan Abdullah Sahal dipercayakan untuk memimpin Ponpes Gontor sejak 1985 bersama H. Shoiman Luqmanul Hakim dan K.H. Abdullah Syukri Zarkasyi, M.A.

Kini, ia memimpin pondok pesantren tersebut bersama Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi dan Drs. K.H. Muhammad Akrim Mariyat, Dipl.A.Ed.

Baca Juga: Moreno Soeprapto Anak Siapa? Ini Profil Anggota DPR yang Viral Video Call Sambil Julurkan Lidah Saat Rapat

Tak hanya menjadi pimpinan bagi Ponpes Gontor, Hasan juga tercatat mengajar sebagai dosen di Institut Studi Islam Darussalam (ISID) sejak 1977.

Ia juga diketahui merupakan pendiri Pondok Pesantren Putri Al-Mawaddah di Coper, Jetis, Ponorogo pada 1989. Pada 1992, ia juga mendirikan sekaligus mengasuh Pondok Tahfidz Qur'an Al-Muqoddasah di Nglumpang, Mlarak.


Berita Terkait


News Update