PANCORAN, POSKOTA.CO.ID - Polsek Pancoran bersama Polres Metro Jakarta Selatan tengah mengusut aksi sekelompok remaja yang melakukan konvoi sepeda motor sambil mengacungkan senjata tajam (sajam) di kawasan Flyover Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan.
Aksi meresahkan yang sempat terekam kamera warga dan viral di media sosial tersebut kini dalam penanganan pihak kepolisian.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi Wibowo, mengonfirmasi bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 17 September 2026 sekitar pukul 19.50 WIB. Pihaknya langsung menerjunkan petugas piket ke lokasi usai menerima laporan masyarakat.
"Benar, Polsek Pancoran mendapat informasi terkait adanya sekelompok pelajar yang mengendarai sepeda motor dengan membawa senjata tajam di sekitaran Flyover Kalibata City," ujar Joko saat dikonfirmasi Pos Kota, Sabtu, 19 September 2026.
Baca Juga: Polisi Larang Masyarakat Bogor Lakukan Konvoi pada Malam Takbiran
Petugas menyisir area kejadian mulai dari Flyover Kalibata City hingga perbatasan wilayah Jakarta Timur. Namun, saat polisi tiba di lokasi, rombongan konvoi tersebut sudah membubarkan diri.
Guna memastikan situasi, polisi menggali keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian. Warga membenarkan adanya sekelompok remaja bermotor yang melintas sambil memamerkan senjata tajam.
Hingga saat ini, polisi memastikan belum ada laporan mengenai bentrokan atau tawuran yang dipicu oleh aksi konvoi tersebut. Langkah penelusuran terus dilakukan untuk mengetahui motif di balik tindakan para pemuda tersebut.
"Saat ini masih kami telusuri, kami masih mencari informasi dan juga memeriksa rekaman CCTV yang ada untuk mengetahui aktivitas kelompok ini," kata Joko.
Baca Juga: Aksi Pencurian Ayam di Cipayung Depok Viral, Pelaku Terekam CCTV Bawa Sajam
Mengenai identitas para pelaku, polisi belum dapat memastikan apakah seluruhnya merupakan pelajar aktif. Meski demikian, indikasi ke arah sana terlihat dari atribut yang dikenakan dalam video yang beredar.
"Kalau dilihat dari rekaman, nampak ada yang menggunakan celana warna abu-abu dan topi SMA. Untuk memastikannya, identitas serta kelompok di balik konvoi ini masih terus kami telusuri," pungkasnya.
