Aksi Pencurian Ayam di Cipayung Depok Viral, Pelaku Terekam CCTV Bawa Sajam

Jumat 04 Sep 2026, 14:35 WIB
Polisi melakukan cek tkp pencurian ayam bangkok di Kampung Bulak Timur, Cipayung, Kota Depok. (Sumber: Polres Metro Depok)
Polisi melakukan cek tkp pencurian ayam bangkok di Kampung Bulak Timur, Cipayung, Kota Depok. (Sumber: Polres Metro Depok)

DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Aksi pencurian hewan dengan membawa senjata tajam meresahkan warga Kampung Bulak Timur, RT 003 RW 010, Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung, Kota Depok. Komplotan pencuri ini nekat menyatroni pemukiman warga sambil menenteng pedang dan celurit demi menggasak ayam aduan pada Kamis, 3 September 2026 dini hari.

Tindakan nekat para pelaku terekam kamera pengawas (CCTV) hingga viral di media sosial.

Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Hendra, mengonfirmasi peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.45 WIB. Petugas dari Reskrim dan Opsnal Polsek Pancoran Mas telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Kejadian diperkirakan menjelang subuh. Korban atas nama Syaiful Anwar kehilangan ayam ternaknya yang berada di kandang depan rumah," kata Hendra saat dikonfirmasi Pos Kota, Jumat, 4 September 2026.

Baca Juga: Banyak Perumahan Bermasalah di Depok, Pemkot Imbau Warga Cek PBG dan Hindari Rumah Inden

Berdasarkan pemeriksaan di lokasi dan keterangan saksi, polisi mendapati fakta bahwa pelaku berjumlah tiga orang. Dua di antaranya bertindak sebagai eksekutor dengan menggenggam senjata tajam jenis celurit dan pedang.

Korban sempat memergoki aksi para pelaku sekitar lima menit setelah kejadian dan berteriak histeris. Panik karena terpergok, komplotan tersebut langsung melarikan diri dari lokasi.

Dari dua ekor ayam yang disasar, pelaku hanya berhasil membawa kabur satu ekor ayam Bangkok betina bernilai Rp2 juta. Sementara satu ekor ayam lainnya tertinggal di lokasi.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Pancoran Mas, Iptu Ruchyat, menyatakan pihak kepolisian saat ini tengah mengidentifikasi para pelaku melalui rekaman kamera pengawas yang telah disita.

"Saksi-saksi sudah kami mintai keterangan dan barang bukti berupa rekaman CCTV sudah diamankan. Korban juga telah diarahkan untuk membuat laporan resmi agar kasus ini segera diproses," tegas Ruchyat.


Berita Terkait


News Update