Air PAM Masih Bermasalah, Warga Jakarta Barat Terpaksa Beli dan Numpang Mandi 

Sabtu 19 Sep 2026, 22:40 WIB
Suasana distribusi air bersih secara cuma-cuma dari PAM Jaya di wilayah Jakarta Barat. (Sumber: PAM Jaya)
Suasana distribusi air bersih secara cuma-cuma dari PAM Jaya di wilayah Jakarta Barat. (Sumber: PAM Jaya)

Menanggapi keluhan warga, Direktur Teknik PAM Jaya Akhmad Santika menjelaskan bahwa gangguan distribusi disebabkan oleh penurunan kualitas air baku di IPA Hutan Kota, Jakarta Barat.

Fenomena kemarau panjang dan El Nino membuat debit Kali Angke menyusut drastis sehingga memicu intrusi air laut.

Akibatnya, kadar Total Dissolved Solids (TDS) atau kandungan zat terlarut pada air baku melonjak hingga 10.000 ppm. Angka ini jauh melampaui batas aman Permenkes Nomor 2 Tahun 2023 yang menetapkan standar air bersih maksimal 300 ppm.

Baca Juga: Bantu Warga Simpan Air, PAM JAYA dan TP PKK DKI Distribusikan 1.000 Toren

Atas dasar keselamatan konsumen, PAM Jaya meminta pengelola menghentikan sementara operasional IPA Hutan Kota sejak 15 September 2026.

"Langkah ini kami ambil karena kualitas air baku dinilai sudah tidak aman untuk diolah menjadi air bersih bagi pelanggan," jelas Akhmad.

Penghentian operasional IPA Hutan Kota berdampak pada pelanggan di 10 kelurahan, meliputi Cengkareng Barat, Cengkareng Timur, Kalideres, Kamal, Kamal Muara, Kapuk Muara, Muara Karang, Pegadungan, Pluit, Duri Kosambi, Rawa Buaya, dan Tegal Alur.

Sebagai langkah penanganan, PAM Jaya mengalihkan pasokan air baku dari instalasi lain dengan skema realokasi maksimal 2x24 jam sejak 18 September 2026. Selain itu, PAM Jaya menyiapkan kompensasi, antara lain:

Kompensasi sebesar 10 persen dari nilai tagihan (minimal Rp10.000, maksimal Rp50.000) diberikan otomatis pada bulan berikutnya untuk pelanggan kelas Rumah Tangga Sangat Sederhana (2A1) dan Rumah Tangga Sederhana (2A2). Total anggaran kompensasi mencapai Rp555 juta untuk 44.872 pelanggan.

Sebanyak 72 unit mobil tangki air disiagakan ke wilayah terdampak. Warga yang membutuhkan bantuan air bersih dapat menghubungi call center PAM Jaya di nomor 1500223 (layanan 24 jam).

VP Commercial dan Marketing Strategy PAM Jaya, Irene Putri, menegaskan bahwa secara umum pasokan air bersih DKI Jakarta masih dalam kondisi aman karena mayoritas air baku ditopang oleh Waduk Jatiluhur.

Kondisi ini diharapkan tetap terjaga demi memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat secara berkelanjutan.


Berita Terkait


News Update