Apa Itu Mindfulness? Memahami Cara Hadir di Saat Ini

Rabu 16 Sep 2026, 20:21 WIB
Mindfulness dapat dilatih melalui aktivitas sederhana dengan memusatkan perhatian pada apa yang sedang terjadi saat ini. (Sumber: WIkimedia Commons)
Mindfulness dapat dilatih melalui aktivitas sederhana dengan memusatkan perhatian pada apa yang sedang terjadi saat ini. (Sumber: WIkimedia Commons)

POSKOTA.CO.ID - Istilah mindfulness belakangan semakin sering muncul dalam pembahasan tentang kesehatan mental dan gaya hidup. Sederhananya, mindfulness merupakan kemampuan untuk menyadari apa yang sedang terjadi pada diri sendiri, mulai dari pikiran, perasaan, kondisi tubuh, hingga lingkungan sekitar.

Konsep ini bukan berarti seseorang harus mengosongkan pikirannya. Justru, mindfulness mengajak kita untuk menyadari berbagai pikiran dan emosi yang muncul tanpa buru-buru menghakimi atau menganggapnya sebagai sesuatu yang salah.

Greater Good Science Center dari University of California, Berkeley, menjelaskan mindfulness sebagai kemampuan memperhatikan pengalaman yang sedang berlangsung pada saat ini dengan sikap terbuka dan tanpa menghakimi.

Dalam praktiknya, hal tersebut bisa dimulai dari sesuatu yang sederhana. Misalnya, ketika sedang makan, seseorang benar-benar memperhatikan rasa, aroma, tekstur, dan suhu makanan, bukan sekadar makan sambil sibuk melihat layar ponsel.

Baca Juga: Konten Mindfulness Maudy Ayunda Bahas Apa? Ini Isi dan Klarifikasinya usai Viral Dikritik

Memahami Konsep Mindfulness dalam Kehidupan Sehari-hari

Salah satu bagian penting dari mindfulness adalah hadir di sini dan saat ini. Artinya, perhatian diarahkan pada pengalaman yang sedang berlangsung, bukan terus terbawa penyesalan masa lalu atau kekhawatiran mengenai sesuatu yang belum terjadi.

Psikologi Universitas Indonesia juga menjelaskan mindfulness sebagai kondisi ketika seseorang memberikan perhatian terhadap pengalaman yang terjadi saat ini.

Selain itu, ada prinsip non-judgmental atau tanpa penghakiman. Ketika muncul rasa cemas, sedih, marah, maupun kecewa, seseorang tidak perlu langsung memberi label bahwa emosi tersebut buruk. Emosi cukup dikenali dan diamati terlebih dahulu.

Mindfulness bukan berarti tidak memiliki pikiran atau emosi negatif, tetapi menyadari bahwa pikiran dan emosi tersebut sedang muncul.

Baca Juga: Maudy Ayunda Mengapa Disebut Tone Deaf? Konten Mindfulness Picu Perdebatan di Threads

Cara Sederhana Melatih Mindfulness

Tidak selalu membutuhkan sesi meditasi panjang. Beberapa kebiasaan kecil berikut dapat menjadi langkah awal:

Fokus pada pernapasan

Berhenti sejenak dan rasakan udara yang masuk serta keluar melalui hidung. Perhatian cukup diarahkan pada proses bernapas.

Menyadari aktivitas sehari-hari

Saat makan, berjalan, mandi, atau menikmati secangkir minuman, coba perhatikan sensasi yang muncul. Cara ini membantu perhatian kembali pada aktivitas yang sedang dilakukan.

Melakukan meditasi singkat

Luangkan beberapa menit untuk duduk tenang, kemudian amati sensasi tubuh, suara di sekitar, serta pikiran yang muncul tanpa perlu memaksanya menghilang.

Apa Manfaat Mindfulness?

Latihan mindfulness kerap dikaitkan dengan kemampuan mengelola stres dan meningkatkan kesadaran terhadap kondisi emosional. Dengan lebih terbiasa mengenali pikiran serta perasaan, seseorang dapat memiliki jeda sebelum merespons suatu keadaan.

Praktik ini juga dapat membantu meningkatkan fokus dan menghadirkan rasa tenang ketika menghadapi berbagai situasi. Namun, mindfulness bukan pengganti penanganan profesional apabila seseorang mengalami masalah psikologis yang membutuhkan bantuan tenaga kesehatan.

Pada akhirnya, memahami apa itu mindfulness tidak harus dimulai dari meditasi yang rumit. Kebiasaan sederhana seperti berhenti sejenak, memperhatikan napas, dan menyadari apa yang sedang dirasakan sudah menjadi bagian dari latihan untuk lebih hadir pada saat ini.


Berita Terkait


News Update