Ancaman Kebakaran saat Kemarau Ekstrem, Relawan Damkar Jakarta jadi Garda Terdepan Penanganan Dini

Rabu 16 Sep 2026, 20:11 WIB
Radit (45) anggota Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) Kelurahan Sukabumi Selatan, Jakarta Selatan. (Sumber: Dok. Istimewa)
Radit (45) anggota Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) Kelurahan Sukabumi Selatan, Jakarta Selatan. (Sumber: Dok. Istimewa)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Musim kemarau panjang yang memicu ancaman kebakaran di Jakarta menempatkan Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) sebagai garda terdepan di tingkat RT/RW.

Salah seorang relawan Redkar Kelurahan Sukabumi Selatan, Radit (45), mengaku rutin bergerak paling awal untuk melakukan penanganan serta asesmen kebutuhan unit sebelum armada resmi tiba.

“Hati saya terpanggil untuk bergerak di sosial, membantu masyarakat. Karena secara enggak langsung kita juga pernah mengalami musibah, mengalami kesulitan. Jadi apa salahnya kita bantu yang membutuhkan juga,” kata Radit saat ditemui di Posko Redkar Sukabumi Selatan, Rabu, 16 September 2026.

Radit menjelaskan penanganan awal oleh relawan di lokasi pemukiman padat sangat krusial, mulai menyambungkan selang hingga mengondisikan kerumunan warga agar tak menyulitkan pergerakan petugas.

Baca Juga: PT Metiska Farma Milik Siapa? Ini Fakta Kebakaran Gudang Obat yang Rugikan Perusahaan hingga Rp3 Miliar

“Biasanya sih paling kita cross-check dulu untuk situasinya, untuk visualisasinya. Karena itu asesmen awal untuk kita menilai kebutuhan unit berapa, apa saja yang perlu kita turunkan,” ujarnya.

Menurutnya, upaya penanganan api lebih sulit jika berada di kawasan padat penduduk. Warga sekitar akan berkerumun melihat maupun merekam kejadian yang justru mengakibatkan akses sulit dilalui armada.

“Pemadam itu dibilang sering terlambat, kita enggak terlambat, terhambat. Karena warga banyak yang antusias menonton, jadi menghambat perjalanan kita,” ucapnya.

457 Kebakaran Selama Kemarau

Gubernur Jakarta, Pramono Anung menyebutkan, fenomena kemarau ekstrem meningkatkan kerawanan musibah kebakaran di ibu kota secara signifikan.

Baca Juga: Lapangan Aldiron Pancoran Terbakar, 900 Meter Persegi Area Terbakar

Data Pemprov DKI mencatat terdapat 457 kejadian kebakaran sepanjang Juli hingga Agustus 2026, di mana 169 kasus dipicu oleh korsleting listrik dan 122 kasus akibat pembakaran sampah.


Berita Terkait


News Update