PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID - Kondisi fasilitas Dermaga Teluk di Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, kini memprihatinkan.
Dermaga yang berada tepat di depan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) 2 Labuan tersebut mengalami kerusakan parah hingga menyulitkan para nelayan lokal untuk mendaratkan dan membongkar hasil tangkapan laut mereka.
Berdasarkan data di lapangan, kerusakan struktur dermaga ini dibiarkan terbengkalai tanpa tersentuh perbaikan dari Pemerintah Provinsi Banten sejak tahun 2014.
Pengelola TPI 2 Labuan, Adib Fahri mengatakan, kerusakan infrastruktur dermaga sudah terjadi sejak 2014.
Baca Juga: Ratusan Mahasiswa Gedor Gedung DPRD Pandeglang Soroti Kebocoran PAD
"Kerusakannya sudah puluhan tahun, karena terjadi sejak dari 2014 lalu," kata Adib, Jumat, 4 September 2026.
Rusaknya infrastruktur utama ini memaksa para nelayan merogoh kocek lebih dalam untuk menyewa tenaga tambahan saat memindahkan ikan dari perahu ke TPI.
"Nelayan kesulitan bongkar hasil tangkapan. Bahkan mereka harus mengeluarkan biaya lagi saat hasil tangkapan hendak dimasukan ke TPI," ujarnya.
Tumpukan Sampah Hiasi Pesisir
Selain fondasi dermaga yang ambrol, kawasan pesisir di sekitar TPI 2 Labuan juga dikeluhkan karena dikepung tumpukan sampah. Kondisi kumuh ini kian memperburuk lingkungan pesisir serta mengganggu kenyamanan transaksi jual beli ikan.
Baca Juga: Situ Cikedal di Pandeglang Diproyeksikan jadi Destinasi Wisata Alternatif
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang, Uun Junandar menyebutkan, dermaga yang menjadi kewenangan Pemprov Banten tersebut memang dalam kondisi rusak berat.
