POSKOTA.CO.ID - Kementerian Kebudayaan resmi merilis lima jilid pertama buku Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global. Peluncuran buku tersebut berlangsung di Gedung A Kemendikdasmen, Senayan, Jakarta, Senin (31/8).
Rilis ini menjadi bagian dari pemutakhiran seri buku sejarah Indonesia yang sebelumnya telah disusun dalam 10 jilid. Selain memperbarui isi, proses penyuntingan juga mencakup aspek visual, tata letak, hingga pencantuman kredit sekitar 1.700 foto.
Baca Juga: Polisi Buru Pelaku Begal Bersajam di Tebet, Motor Korban Ditemukan saat Dijual
5 Jilid Sejarah Indonesia Melibatkan Ratusan Pakar
Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan lima jilid yang diluncurkan merupakan bagian dari keseluruhan 10 jilid yang telah diperbarui.
Menurut Fadli, pembaruan tidak hanya menyangkut materi sejarah, tetapi juga penyajian buku agar lebih baik. Salah satunya dilakukan melalui penataan ulang tampilan serta perbaikan kreditasi foto yang digunakan.
"Lima jilid ini merupakan bagian dari 10 jilid yang sudah mengalami pemutakhiran," kata Fadli Zon dalam acara peluncuran.
Penyusunan buku tersebut juga melibatkan banyak kalangan akademisi dan peneliti. Tercatat ada 123 pakar dari 34 perguruan tinggi dan 11 lembaga nonperguruan tinggi yang ikut terlibat.
Para penyusun memiliki latar belakang keilmuan yang beragam. Mulai dari sejarawan, arkeolog, filolog, epigraf, hingga peneliti sejarah Indonesia.
Keterlibatan lintas disiplin ini penting karena sejarah Indonesia tidak hanya berkaitan dengan peristiwa politik dan tokoh nasional. Ada pula kajian mengenai peninggalan arkeologis, naskah kuno, prasasti, serta berbagai sumber sejarah lainnya.
Buku Sejarah Indonesia Bisa Diakses Gratis
Salah satu hal yang menarik dari peluncuran ini adalah akses terhadap buku. Masyarakat dapat mengunduh seri Sejarah Indonesia jilid 1 sampai 5 secara gratis.
Kehadiran versi digital membuat buku tersebut lebih mudah dijangkau, terutama bagi pelajar, mahasiswa, guru, peneliti, maupun masyarakat yang ingin membaca sejarah Indonesia dari sumber yang telah diperbarui.
Berikut poin penting dari peluncuran lima jilid buku tersebut:
- Lima jilid pertama telah dirilis sebagai bagian dari seri 10 jilid.
- Materi buku mengalami pemutakhiran, termasuk penyajian dan tata letak.
- Sekitar 1.700 foto mendapatkan kreditasi dalam versi terbaru.
- Sebanyak 123 pakar terlibat dalam proses penyusunan dan penyuntingan.
- Buku jilid 1-5 dapat diunduh gratis oleh masyarakat.
Baca Juga: Polisi Buru Pelaku Begal Bersajam di Tebet, Motor Korban Ditemukan saat Dijual
Upaya Memperbarui Referensi Sejarah Indonesia
Pembaruan buku sejarah menjadi penting karena perkembangan penelitian terus menghasilkan temuan, penafsiran, dan sumber baru. Karena itu, referensi sejarah perlu ditinjau secara berkala agar tetap relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan.
Dengan melibatkan pakar dari berbagai bidang dan institusi, seri Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global diharapkan dapat menjadi salah satu rujukan yang lebih mutakhir bagi masyarakat.
Peluncuran lima jilid pertama ini sekaligus membuka akses yang lebih luas terhadap referensi sejarah Indonesia. Masyarakat tidak harus membeli buku dalam bentuk fisik karena versi digitalnya tersedia untuk diunduh secara gratis. Adapun lima jilid berikutnya menjadi bagian dari rangkaian pembaruan 10 jilid sejarah Indonesia yang dikerjakan Kementerian Kebudayaan.
