POSKOTA.CO.ID - Beauty influencer Adzillanie Izzati turut membagikan sejumlah hal yang perlu diperhatikan untuk menjaga kesehatan bibir saat musim kemarau.
Musim kemarau sendiri tidak hanya identik dengan cuaca panas dan udara yang lebih kering.
Kondisi tersebut juga dapat membuat sebagian orang mengalami berbagai masalah pada kulit, termasuk bibir yang terasa kering, pecah-pecah, hingga tampak lebih gelap.
Berbeda dengan bagian kulit tubuh lainnya, kulit bibir memiliki lapisan yang lebih tipis, sehingga lebih mudah kehilangan kelembapan.
Ketika terpapar udara kering, sinar matahari, atau kurang mendapatkan asupan cairan, kondisi bibir dapat menjadi semakin tidak nyaman.
Dalam pembahasan melalui kanal YouTube pribadinya, vlogger itu juga menyoroti sejumlah kebiasaan yang sering dilakukan tanpa disadari dan dapat memengaruhi kondisi bibir.
Kanal YouTube Adzillanie Izzati sendiri memuat berbagai konten kecantikan, termasuk pembahasan mengenai perawatan bibir
Lantas, apa saja penyebab bibir menjadi kering dan pecah-pecah saat musim kemarau? Bagaimana cara merawatnya agar tetap lembap dan tidak semakin iritasi?
Berikut sejumlah penyebab bibir kering hingga pecah-pecah, serta langkah perawatannya yang perlu diperhatikan, seperti dikutip dari kanal YouTube Adzillanie Izzati.
Baca Juga: 6 Tips Kilat Mencerahkan Bibir Gelap dengan Bahan Alami
Apa Penyebab Bibir Pecah-pecah Saat Musim Kemarau?
Adapun beberapa penyebab bibir kering hingga pecah-pecah yang bisa disimak dengan seksama.
1. Kebiasaan Menggigit dan Menjilat Bibir
Salah satu kebiasaan yang sering dilakukan tanpa disadari adalah menggigit atau menjilat bibir ketika terasa kering.
Sebagian orang menganggap cara tersebut dapat membuat permukaan bibir terasa lebih lembap.
Namun, kebiasaan tersebut justru dapat membuat bibir semakin tidak nyaman. Air liur yang berulang kali mengenai permukaan bibir dapat mengganggu kelembapan alami sehingga bibir lebih mudah terasa kering.
Kebiasaan menggigit juga berisiko menyebabkan iritasi apabila dilakukan terlalu sering, terlebih ketika kondisi bibir sudah pecah-pecah.
Karena itu, ketika bibir mulai terasa kering, sebaiknya hindari menggigit maupun menjilatnya. Gunakan pelembap bibir untuk membantu mempertahankan kelembapan.
2. Mencabut Kulit Bibir yang Mengelupas
Bibir yang kering sering kali ditandai dengan munculnya kulit yang mengelupas.
Kondisi tersebut terkadang membuat seseorang tergoda untuk menarik atau mencabut bagian kulit yang terlepas.
Padahal, menarik kulit bibir secara paksa dapat menimbulkan luka dan bahkan menyebabkan perdarahan.
Jika luka muncul pada permukaan bibir, rasa perih dan iritasi juga dapat semakin mengganggu.
Oleh karena itu, jangan mencabut kulit bibir yang sedang mengelupas. Jika bibir dalam kondisi sangat kering, pecah-pecah, atau terluka, prioritaskan perawatan yang menjaga kelembapan.
Penggunaan lip balm dapat menjadi salah satu pilihan untuk membantu menjaga permukaan bibir tetap lembap.
Hindari pula produk yang berpotensi menimbulkan rasa perih atau iritasi pada bibir yang sedang bermasalah.
3. Penggunaan Lipstik dan Lip Cream
Produk pewarna bibir seperti lipstik, lip cream matte, dan lip tint menjadi bagian dari rutinitas makeup bagi banyak orang.
Namun, penggunaan produk tersebut perlu diimbangi dengan kebiasaan membersihkan bibir secara menyeluruh.
Sisa produk yang masih menempel di bibir setelah beraktivitas dapat membuat permukaan bibir terasa tidak nyaman.
Karena itu, jangan langsung tidur sebelum memastikan makeup pada bibir sudah dibersihkan.
Gunakan makeup remover atau pembersih yang sesuai untuk mengangkat sisa lipstik maupun lip cream.
Setelah bibir bersih, aplikasikan pelembap untuk membantu menjaga kelembapannya.
Kebiasaan membersihkan bibir sebelum tidur menjadi semakin penting bagi mereka yang hampir setiap hari menggunakan makeup.
4. Asupan Nutrisi dari Makanan
Kondisi bibir juga tidak terlepas dari pola makan sehari-hari. Tubuh membutuhkan berbagai nutrisi untuk menjaga kesehatan kulit, termasuk bagian kulit yang lebih tipis seperti bibir.
Kekurangan asupan nutrisi tertentu dapat memengaruhi kondisi kulit. Karena itu, menjaga pola makan tetap beragam dan bergizi menjadi bagian penting dalam perawatan dari dalam.
Buah-buahan seperti pepaya, mangga, kiwi, dan nanas dapat menjadi pilihan untuk melengkapi kebutuhan vitamin dari makanan.
Perawatan bibir sebaiknya tidak hanya berfokus pada penggunaan produk dari luar.
Asupan makanan bergizi dan pola hidup sehat juga perlu diperhatikan untuk mendukung kondisi tubuh secara keseluruhan.
5. Paparan Sinar Matahari
Bibir termasuk bagian tubuh yang dapat terpapar sinar matahari ketika seseorang beraktivitas di luar ruangan.
Paparan sinar ultraviolet secara berlebihan dapat memengaruhi kondisi kulit bibir.
Pada musim kemarau, aktivitas di luar ruangan juga berpotensi membuat paparan matahari terasa lebih intens. Karena itu, perlindungan terhadap bibir tidak sebaiknya diabaikan.
Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah menggunakan lip balm yang memiliki perlindungan SPF.
Produk tersebut dapat memberikan perlindungan tambahan terhadap paparan sinar ultraviolet.
Penggunaan lip balm dengan SPF dapat menjadi bagian dari rutinitas, terutama bagi mereka yang sering melakukan aktivitas di luar ruangan.
6. Konsumsi Kafein
Kopi dan teh merupakan minuman yang cukup banyak dikonsumsi dalam kehidupan sehari-hari.
Namun, konsumsi kafein tetap perlu diimbangi dengan asupan cairan yang cukup.
Ketika kebutuhan cairan tubuh tidak terpenuhi, dehidrasi dapat terjadi. Salah satu kondisi yang dapat dirasakan adalah bibir menjadi lebih kering.
Bagi Anda yang rutin mengonsumsi kopi atau teh, jangan lupa tetap memenuhi kebutuhan cairan dengan minum air putih.
Konsumsi buah-buahan yang memiliki kandungan air juga dapat menjadi bagian dari pola makan seimbang.
7. Kekurangan Air
Kurangnya asupan air putih merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan ketika bibir mulai terasa kering dan pecah-pecah.
Sebagian orang mungkin lebih sering mengonsumsi minuman manis, kopi, teh, atau minuman berwarna lainnya.
Namun, tubuh tetap membutuhkan air untuk membantu menjaga keseimbangan cairan.
Kebiasaan sederhana seperti membawa botol minum ketika bepergian dapat membantu mengingatkan diri untuk minum secara berkala.
Terlebih ketika cuaca sedang panas, kebutuhan cairan perlu menjadi perhatian agar tubuh tidak mengalami kekurangan cairan.
8. Batasi Konsumsi Makanan Tinggi Garam
Selain cairan, pola konsumsi makanan juga perlu diperhatikan. Terlalu banyak mengonsumsi makanan dengan kandungan garam tinggi dapat membuat seseorang lebih mudah merasa haus.
Jika kebutuhan cairan tidak segera dipenuhi, kondisi tersebut dapat berkontribusi terhadap dehidrasi. Bibir kemudian dapat terasa semakin kering dan tidak nyaman.
Karena itu, selain memperbanyak minum air putih, perhatikan pula jumlah garam dalam makanan sehari-hari.
Pola makan yang seimbang dapat membantu menjaga kondisi tubuh sekaligus mendukung kesehatan kulit.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Lip Balm untuk Bibir Kering, Melembapkan dan Melindungi Kamu Seharian
Bagiamana Cara Merawat Bibir agar Tetap Lembap?
Setelah mengetahui berbagai faktor yang dapat memicu bibir kering dan pecah-pecah, langkah berikutnya adalah menerapkan perawatan secara rutin.
Perawatan tidak harus dilakukan dengan banyak produk. Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten justru dapat membantu menjaga kondisi bibir. Berikut langkah-langkahnya.
1. Bersihkan Bibir Setelah Menggunakan Lipstik
Jika menggunakan lipstik, lip cream, atau lip tint, pastikan seluruh produk dibersihkan sebelum tidur.
Gunakan makeup remover atau cleanser yang sesuai untuk mengangkat sisa makeup dari permukaan bibir. Jangan membiarkan produk pewarna bibir menempel hingga semalaman.
Setelah bibir benar-benar bersih, aplikasikan lip balm untuk membantu menjaga kelembapannya.
2. Gunakan Lip Balm Secara Rutin
Lip balm dapat digunakan untuk membantu mempertahankan kelembapan bibir. Penggunaannya dapat dilakukan pada pagi hari, setelah mandi, sebelum beraktivitas di luar ruangan, atau ketika bibir mulai terasa kering.
Jika sering beraktivitas di luar ruangan, pilih produk yang memiliki SPF untuk memberikan perlindungan tambahan terhadap paparan sinar matahari.
Namun, pastikan produk yang digunakan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan bibir.
Jika muncul iritasi setelah menggunakan produk tertentu, penggunaannya sebaiknya dihentikan.
3. Eksfoliasi Bibir
Eksfoliasi dapat dilakukan untuk membantu mengangkat sel kulit mati pada bibir. Namun, langkah ini tidak perlu dilakukan terlalu sering.
Penggunaan scrub harus disesuaikan dengan kondisi bibir. Jika bibir sedang pecah-pecah parah, mengalami luka, atau berdarah, sebaiknya hindari eksfoliasi terlebih dahulu.
Memaksakan penggunaan scrub pada bibir yang sedang terluka justru dapat memperburuk iritasi. Fokuskan perawatan pada menjaga kelembapan hingga kondisi bibir membaik.
Jika kondisi bibir sudah memungkinkan untuk dieksfoliasi, lakukan secara perlahan dan jangan menggosok permukaannya terlalu keras.
4. Gunakan Lip Sleeping Mask pada Malam Hari
Lip sleeping mask dapat menjadi salah satu pilihan perawatan pada malam hari. Produk ini digunakan sebelum tidur dan dibiarkan selama malam sesuai petunjuk pemakaian.
Tujuannya adalah membantu menjaga kelembapan bibir selama beristirahat. Penggunaan secara rutin dapat membuat bibir terasa lebih lembut dan nyaman pada pagi hari.
Namun, seperti produk perawatan lainnya, pilih produk yang sesuai dengan kondisi bibir dan hentikan pemakaian jika menimbulkan iritasi.
5. Kurangi Produk Matte Saat Bibir Sedang Bermasalah
Bagi pemilik bibir yang mudah kering, penggunaan lip cream matte perlu diperhatikan, terutama ketika bibir sedang mengalami pengelupasan atau pecah-pecah.
Produk dengan hasil akhir matte dapat membuat tekstur bibir yang sedang kering terlihat semakin jelas. Penggunaannya juga dapat membuat bibir terasa kurang nyaman pada kondisi tertentu.
Sebagai alternatif sementara, gunakan produk dengan tekstur yang lebih melembapkan seperti lip balm atau lip gloss hingga kondisi bibir kembali nyaman.
Setelah bibir membaik, penggunaan produk pewarna dapat kembali dilakukan dengan tetap memperhatikan kebersihan dan perawatan bibir.
6. Perawatan Bibir Perlu Dilakukan Secara Konsisten
Menjaga kesehatan bibir tidak cukup hanya dilakukan ketika bibir sudah pecah-pecah. Perawatan sebaiknya menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari.
Selain menggunakan lip balm atau produk pelembap, pastikan tubuh mendapatkan cukup cairan, konsumsi makanan bergizi, bersihkan makeup sebelum tidur, dan lindungi bibir dari paparan sinar matahari.
Pada musim kemarau, perhatian terhadap kelembapan bibir menjadi semakin penting karena kondisi udara dan cuaca dapat membuat bibir lebih mudah kering.
Jika bibir mengalami perubahan warna yang menetap, luka yang sulit sembuh, perdarahan berulang, atau keluhan yang tidak kunjung membaik, jangan hanya mengandalkan perawatan kosmetik.
Sebaiknya konsultasikan kondisi tersebut kepada dokter atau tenaga kesehatan untuk mengetahui penyebab dan penanganan yang tepat.
