JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya membekali 15 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaannya dengan keterampilan pengolahan kopi melalui pelatihan Sip. Smell. Repeat. “Discover the Art of Manual Brewing” bersama Indonesia Coffee Academy (ICA), Jakarta. Pelatihan ini menjadi ruang bagi para pelaku UMKM untuk memperdalam pengetahuan sekaligus mengeksplorasi peluang inovasi produk berbasis kopi.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembelajaran mulai dari teori dasar kopi, pengenalan karakter aroma dan cita rasa, hingga praktik langsung manual brewing. Peserta juga mengikuti pengalaman Le Nez du Café untuk melatih kemampuan sensorik dalam mengenali berbagai karakter aroma kopi.
Pelatihan tersebut diikuti sejumlah UMKM binaan Hub UMK Jakarta Raya, di antaranya Demero, Bir Pletok Alifah, Rose Kitchen, Kopi Tojoean, Nusaibah, Numero Coffee, Rio Goyang, Daraqu, dan Ratu Kitchen. Hub UMK Jakarta Raya merupakan wadah pembinaan PLN UID Jakarta Raya yang mendukung pengembangan kompetensi, peningkatan kualitas produk, serta membuka peluang pengembangan usaha bagi UMKM binaan.
“Melalui Hub UMK Jakarta Raya, kami ingin pembinaan UMKM tidak hanya berfokus pada pemasaran, tetapi juga menyentuh peningkatan kompetensi dan pengembangan produk. Pengetahuan yang diperoleh melalui pelatihan seperti ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta untuk melihat peluang baru dan menciptakan inovasi yang memberikan nilai tambah bagi usahanya,” kata General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, Kamis, 26 Agustus 2026.
Baca Juga: PLN Corner Hadir di Festival Musik Lapanada 2026, Kenalkan Beragam Layanan kepada Pelanggan
Menurutnya, pembelajaran langsung bersama praktisi memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memahami suatu produk secara lebih mendalam sekaligus melihat peluang pengembangan usaha dari perspektif yang berbeda.
“Setiap peserta memiliki karakter usaha dan kebutuhan yang berbeda. Ada yang telah memiliki produk kopi dan ingin memperdalam pengetahuan serta meningkatkan kualitas produknya. Ada pula yang mulai melihat peluang untuk mengembangkan produk baru berbasis kopi. Potensi seperti inilah yang ingin terus kami dorong melalui pembinaan UMKM,” tambah Andy Adcha.
Pelatihan tersebut membuka ruang eksplorasi bagi para peserta untuk mengembangkan ide produk. Sejumlah UMKM yang telah memiliki produk kopi memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperdalam pengetahuan mengenai pengolahan kopi. Sementara Demero dan Nusaibah mulai mengeksplorasi peluang pengembangan produk baru berbasis kopi, sedangkan peserta lainnya melihat kemungkinan pemanfaatan kopi sebagai campuran maupun varian dalam produk yang telah mereka kembangkan.
Salah satu peserta dari Numero Coffee, Dian Agustian, mengaku pelatihan tersebut memberikan kesempatan untuk memperdalam pengetahuan yang dapat diterapkan dalam pengembangan produknya.
Baca Juga: Wali Kota Jakarta Barat Berikan Penghargaan kepada PLN dalam Kontribusi Pencegahan Kebakaran
“Terima kasih kepada Hub UMK Jakarta Raya yang telah memberikan kesempatan untuk belajar langsung di Indonesia Coffee Academy. Pelatihan ini membantu saya menggali potensi dan memperdalam pengetahuan tentang kopi sehingga dapat menjadi bekal untuk mengembangkan Numero Coffee,” ujarnya.
