Gunakan makeup remover atau cleanser yang sesuai untuk mengangkat sisa makeup dari permukaan bibir. Jangan membiarkan produk pewarna bibir menempel hingga semalaman.
Setelah bibir benar-benar bersih, aplikasikan lip balm untuk membantu menjaga kelembapannya.
2. Gunakan Lip Balm Secara Rutin
Lip balm dapat digunakan untuk membantu mempertahankan kelembapan bibir. Penggunaannya dapat dilakukan pada pagi hari, setelah mandi, sebelum beraktivitas di luar ruangan, atau ketika bibir mulai terasa kering.
Jika sering beraktivitas di luar ruangan, pilih produk yang memiliki SPF untuk memberikan perlindungan tambahan terhadap paparan sinar matahari.
Namun, pastikan produk yang digunakan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan bibir.
Jika muncul iritasi setelah menggunakan produk tertentu, penggunaannya sebaiknya dihentikan.
3. Eksfoliasi Bibir
Eksfoliasi dapat dilakukan untuk membantu mengangkat sel kulit mati pada bibir. Namun, langkah ini tidak perlu dilakukan terlalu sering.
Penggunaan scrub harus disesuaikan dengan kondisi bibir. Jika bibir sedang pecah-pecah parah, mengalami luka, atau berdarah, sebaiknya hindari eksfoliasi terlebih dahulu.
Memaksakan penggunaan scrub pada bibir yang sedang terluka justru dapat memperburuk iritasi. Fokuskan perawatan pada menjaga kelembapan hingga kondisi bibir membaik.
Jika kondisi bibir sudah memungkinkan untuk dieksfoliasi, lakukan secara perlahan dan jangan menggosok permukaannya terlalu keras.
4. Gunakan Lip Sleeping Mask pada Malam Hari
Lip sleeping mask dapat menjadi salah satu pilihan perawatan pada malam hari. Produk ini digunakan sebelum tidur dan dibiarkan selama malam sesuai petunjuk pemakaian.
Tujuannya adalah membantu menjaga kelembapan bibir selama beristirahat. Penggunaan secara rutin dapat membuat bibir terasa lebih lembut dan nyaman pada pagi hari.
