JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Layanan Commuter Line arah Rangkasbitung sempat mengalami gangguan selama beberapa jam imbas aksi unjuk rasa di Gedung DPR RI, Senayan, Tanah Abang Jakarta Pusat, berakhir ricuh, Kamis, 27 Agustus 2026, malam WIB. Kericuhan massa yang memasuki area jalur rel memaksa petugas melakukan rekayasa pola operasi perjalanan trainset.
Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan mengatakan, keterlambatan perjalanan sempat menyentuh durasi hingga 52 menit. Keberangkatan sepuluh perjalanan Commuter Line Rangkasbitung direkayasa mulai dari Stasiun Palmerah ke Serpong, Parung Panjang, dan Rangkasbitung.
"Pada pukul 22.02 WIB, layanan Commuter Line Rangkasbitung kembali normal dan sudah dapat melayani pengguna. Sebelumnya perjalanan sempat tertahan di Stasiun Tanah Abang dan Palmerah akibat adanya kerumunan massa di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 41," kata Leza, Jumat, 28 Agustus 2026.
Permohonan Maaf KAI Commuter
Leza menjelaskan, KAI Commuter sempat mengoperasikan kereta dari dua arah dengan pengawalan ketat petugas serta pembatasan kecepatan demi menjaga keselamatan penumpang. Kendati perlintasan sempat ditutup kembali setelah penumpukan massa di rel, situasi berangsur kondusif setelah massa membubarkan diri.
Baca Juga: Apakah KRL Sudah Beroperasi Normal Hari Ini? Simak Informasi Jadwal Perjalanan Terbaru
Guna mengantisipasi gangguan susulan, aparat kepolisian masih disiagakan di sekitar lokasi untuk memantau keamanan jalur rel.
"KAI Commuter mengimbau seluruh pengguna untuk mengutamakan keselamatan dan mengikuti arahan petugas. Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas keterlambatan perjalanan Commuter Line Rangkasbitung imbas kejadian ini," ujarnya.
Pengguna jasa diimbau untuk memantau pembaruan informasi operasional secara berkala melalui aplikasi C-Access, media sosial resmi @commuterline atau layanan call center 121.
