Viral Penumpang KRL Berjatuhan di Eskalator Stasiun Bekasi, KAI Commuter Bantah Ada Kerusakan Sistem

Selasa 23 Jun 2026, 19:12 WIB
Sejumlah calon penumpang kereta dilaporkan terjatuh saat menggunakan eskalator menuju peron jalur 6 dan 7 di Stasiun Bekasi, Kota Bekasi, Selasa, 23 Juni 2026. (Sumber: Instagram/@infobekasi)
Sejumlah calon penumpang kereta dilaporkan terjatuh saat menggunakan eskalator menuju peron jalur 6 dan 7 di Stasiun Bekasi, Kota Bekasi, Selasa, 23 Juni 2026. (Sumber: Instagram/@infobekasi)

BEKASI, POSKOTA.CO.ID - Viral sebuah video memperlihatkan sejumlah penumpang KRL terjatuh dari eskalator peron 6/7 Stasiun Bekasi, Selasa, 23 Juni 2026. KAI Commuter memastikan penanganan terhadap tiga penumpang yang mengalami insiden itu telah dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) keselamatan yang berlaku.

Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan menjelaskan bahwa kejadian bermula saat petugas Pengamanan Dalam (PKD) Stasiun Bekasi melihat seorang penumpang kehilangan keseimbangan di eskalator hingga terjatuh dan mengenai dua penumpang lain di belakangnya.

“Jadi bukan karena eskalator yang mengalami malfungsi atau tiba-tiba bergerak mundur karena kerusakan atau kesalahan sistem eskalator, seperti informasi yang tersebar luas," jelas Leza, dalam keterangannya, Selasa, 23 Juni 2026.

Leza menambahkan, petugas yang berjaga segera melakukan tindakan darurat dengan menekan tombol emergency stop untuk menghentikan eskalator dan mencegah dampak lebih lanjut. Tindakan cepat tersebut dilakukan sesaat setelah petugas melihat adanya penumpang yang terjatuh di area eskalator.

Baca Juga: Curi Kabel Sinyal Kereta Senilai Rp248 Juta, 3 Pelaku dan 1 Penadah Diringkus

Selanjutnya, kata Leza, ketiga penumpang dievakuasi menggunakan kursi roda ke Pos Kesehatan Stasiun Bekasi untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan pemeriksaan, korban mengalami luka ringan berupa memar dan lecet, namun seluruhnya dalam kondisi stabil setelah mendapat pertolongan pertama.

“Kami turut prihatin atas kejadian yang dialami pengguna. Seluruh pengguna yang terdampak telah mendapatkan penanganan medis dengan baik dan saat ini dalam kondisi stabil,” ucap Leza.

Setelah mendapat perawatan, kata Leza, para penumpang melanjutkan perjalanan menggunakan KA 112 (Sawunggalih) dengan pengawalan petugas hingga masuk ke dalam kereta. Ia juga mengimbau pengguna untuk selalu berhati-hati saat menggunakan fasilitas stasiun, khususnya eskalator, serta menegaskan komitmennya untuk terus melakukan evaluasi keselamatan layanan.

“Kami juga akan selalu memastikan bahwa fasilitas eskalator dalam kondisi normal dan tidak terdapat gangguan teknis setiap sebelum beroperasi untuk para pengguna kereta api,” jelas Leza.


Berita Terkait


News Update