PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID - Kecewa lantaran puluhan tahun menunggu perbaikan jalan yang tak kunjung terealisasi, warga Kampung Cengkel, Kelurahan Cilaja, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Banten, nekat memperbaiki jalan secara swadaya.
Warga mengumpulkan uang patungan untuk mengaspal ruas jalan kabupaten yang menjadi akses utama harian. Ironisnya, lokasi jalan rusak tersebut hanya berjarak sekitar 1 km dari Kantor Bupati Pandeglang.
Koordinator lapangan kegiatan swadaya, Dedi menyampaikan, aksi gotong royong ini dipicu rasa frustrasi masyarakat atas janji-janji pemerintah daerah yang tak kunjung terbukti.
"Kurang lebih sudah 30 tahun tidak ada pembangunan dari Pemkab Pandeglang. Yang kami dapat hanya janji dan janji, jalan diukur dan diukur, tapi tidak ada realisasi," kata Dedi, Rabu, 26 Agustus 2026.
Baca Juga: DPUPR Pandeglang Sebut Penanganan Jembatan Ambruk Butuh Biaya Rp2,2 Miliar
Sewa Alat Berat Pakai Uang Sendiri
Rey menjelaskan, warga dari Kelurahan Cilaja dan Pagerbatu bahu-membahu memperbaiki akses jalan secara bertahap. Sebelumnya, masyarakat telah memasang paving block di Kampung Cicadas, lalu kini dilanjutkan dengan pengaspalan sepanjang 100 meter di Kampung Cengkel.
Seluruh dana hingga pengadaan alat berat bersumber penuh dari kantong warga dengan rincian pengadaan paving block Rp17 juta (belum termasuk bahan pendukung seperti semen dan batu), pengaspalan jalan sekitar Rp3,5 juta per hari, dan biaya sewa alat berat.
"Belum bisa kami hitung totalnya karena pekerjaan masih berlangsung. Semua biaya dari masyarakat, alat silinder juga kami sewa sendiri," ujarnya.
Target Sambung Jalan 20 Km
Selain mengaspal jalan yang ditargetkan rampung dalam tiga hari, warga juga membersihkan saluran air serta merapikan tembok penahan tanah di sisi jalan demi keamanan pengguna jalan.
Baca Juga: Jembatan Kampung Citoke Ambruk, Akses Utama Petani dan Anak Sekolah di Pandeglang Terputus
Gerakan swadaya ini rencananya akan terus berlanjut hingga menghubungkan wilayah Cilaja dan Pagerbatu, dengan total panjang ruas jalan rusak diperkirakan mencapai 20 km.
