Pameran Asia Fashion Show 2026 jadi Momentum UMKM Indonesia Naik Kelas

Rabu 26 Agu 2026, 22:38 WIB
Pembukaan Asia Fashion Show di Jakarta International Expo (JIEXPO) pada Rabu, 26 Agustus 2026. (Sumber: Istimewa)
Pembukaan Asia Fashion Show di Jakarta International Expo (JIEXPO) pada Rabu, 26 Agustus 2026. (Sumber: Istimewa)

Ketua Koordinator Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jakarta Pusat Witrie Yenni mengatakan, kegiatan tersebut memberikan peluang bagi UMKM lokal untuk naik kelas, karena produk mereka dapat diperkenalkan langsung kepada pelaku usaha dan calon mitra dari berbagai negara.

“Iya, ini adalah salah satu peluang yang sangat baik bagi UMKM kita untuk naik level,” kata Witrie.

Menurut dia, produk UMKM yang telah melalui proses kurasi dan memenuhi standar tertentu memiliki peluang untuk dilirik pasar internasional.

“Pada event seperti ini dari berbagai negara Asia juga ikut berkontribusi dan mereka hunting terhadap produk-produk kita yang sudah terkurasi dengan baik dan memenuhi standarisasi internasional,” ujarnya.

Dalam pameran tersebut, Dekranasda Jakarta Pusat turut membawa sekitar delapan pelaku UMKM dengan produk yang dinilai mampu bersaing dengan produk peserta lainnya.

Witrie menilai keikutsertaan UMKM lokal bukan sekadar kesempatan untuk menjual produk, tetapi juga menjadi tantangan agar pelaku usaha dalam negeri mampu memenuhi standar pasar global.

“Ini merupakan challenge bagi kami para UMKM dan bagi kami Dekranasda selaku pembina UMKM yang ada di Jakarta Pusat. Ini merupakan peluang untuk kami menaikkan kelas UMKM kami,” katanya.

Meski demikian, dia menilai penguatan UMKM untuk masuk pasar internasional membutuhkan dukungan pemerintah, terutama dalam hal pembinaan, standardisasi, dan promosi.

“Nah, tentunya kita membutuhkan dukungan binaan dari pemerintah, dari Kementerian UMKM dan jajarannya sampai ke tingkat daerah,” ujar Witrie.

Ia berharap terdapat mekanisme yang dapat menjembatani UMKM Indonesia dengan pasar luar negeri sehingga pelaku usaha lokal tidak hanya menjadi konsumen produk impor.

“Karena kita bukan hanya sebagai pasar, pasar dari internasional, tapi juga kita bisa sebagai pelaku, sebagai pengusaha yang menawarkan produk-produk kita ke luar,” katanya.

Perkuat Rantai Pasok

Pada penyelenggaraan tahun ini, kerja sama industri juga diperkuat melalui kolaborasi antara klaster industri di wilayah utara dan selatan China.


Berita Terkait


News Update