POSKOTA.CO.ID - Alun-Alun Grand Depok City (GDC) dipenuhi ribuan warga pada Minggu, 21 Juni 2026. Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi saat gelaran Daihatsu Kumpul Sahabat 2026 resmi dibuka sebagai kota pertama dalam rangkaian acara yang akan digelar di sejumlah daerah di Indonesia.
Berdasarkan data penyelenggara, lebih dari 10 ribu pengunjung menghadiri acara yang menghadirkan berbagai aktivitas keluarga, komunitas, hiburan musik, hingga pemberdayaan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Pemerintah Kota Depok menyambut positif pelaksanaan acara tersebut. Selain menjadi ruang hiburan masyarakat, kegiatan ini juga dianggap mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok, Eko Herwiyanto, menilai Depok memiliki posisi strategis sebagai kota dengan tingkat keberagaman sosial yang tinggi.
"Pemerintah Kota Depok sangat mengapresiasi langkah Daihatsu yang memilih kota kami sebagai tuan rumah pembuka Kumpul Sahabat di tahun 2026. Berakar dari kebudayaan Betawi Depok, kota ini telah bertransformasi menjadi rumah besar yang inklusif sebuah 'miniatur Indonesia' dengan tingkat kohesi sosial yang sangat tinggi tanpa adanya konflik horizontal," ujar Eko.
Menurutnya, acara tersebut juga memberi ruang bagi pelaku UMKM lokal untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing usaha mereka.
Pengguna Setia Daihatsu Mendapat Apresiasi

Salah satu agenda yang menarik perhatian pengunjung adalah pemberian penghargaan kepada pengguna setia Daihatsu melalui program bertajuk "Karena Kamu Ada".
Penghargaan diberikan kepada Mufti Petala Satria, warga Depok yang masih menggunakan Daihatsu Terios tahun 2012 dengan catatan jarak tempuh lebih dari 109 ribu kilometer.
Mufti mengaku memilih Terios karena mampu memenuhi kebutuhan mobilitas keluarganya yang beranggotakan enam orang.
"Saya memilih Terios karena untuk kebutuhan mobilitas keluarga. Saya memiliki empat anak, yang keempat-empatnya kalau di mobil semuanya mau duduk di dekat kaca. Kalau pakai yang dua baris, pasti ada anak yang terpaksa duduk di tengah dan mereka tidak mau," katanya.
Ia juga mengaku tidak pernah mengalami kendala serius selama menggunakan kendaraan tersebut berkat perawatan rutin di bengkel resmi.
