Pameran tersebut juga diarahkan untuk membuka kesempatan bagi UMKM Indonesia bekerja sama dalam pengembangan desain, produksi, hingga ekspor.
“Jadi kali ini pameran ini bukan hanya dari China untuk mengekspor barang. Terutama itu untuk UMKM lokal, dari desainnya dan ekspornya bisa kerja sama,” ujarnya.
Yi mengatakan, kolaborasi tersebut diharapkan menjadi jembatan bagi pelaku usaha kedua negara dalam mengembangkan perdagangan lintas negara.
“Ada jembatan yang bagus sama-sama terkait ekspor dan impor,” ucapnya.
Tak hanya pameran produk, pameran ini juga menghadirkan fashion show serta ruang pertukaran pengetahuan terkait desain, bahan kulit, dan pewarnaan.
Yi mengatakan, kegiatan tersebut penting untuk mempertemukan desainer dan pelaku industri dari kedua negara sehingga tercipta komunikasi dan kerja sama yang lebih berkelanjutan.
“Kali ini kita bukan hanya pameran saja, tetapi ada fashion show juga. Ada beberapa desain, dan bahan kulit, dan pewarna untuk saling sharing kerja sama desainer untuk membangun komunikasi,” tuturnya.
Baca Juga: Modal Usaha Gratis? Ini Informasi Bantuan UMKM Pemerintah 2026 yang Wajib Diketahui
Ia berharap pameran tersebut dapat menjadi pintu masuk yang lebih luas bagi produk China dan Indonesia ke pasar ASEAN.
“Semoga kita di pameran Indonesia bisa membuka di pasaran ASEAN. Kali ini kita membuka bisnis di ASEAN dan Indonesia,” ujar Yi.
Peluang UMKM Naik Kelas
Dari sisi pelaku UMKM, kehadiran Asia Fashion Show 2026 dinilai menjadi kesempatan untuk meningkatkan kapasitas sekaligus memperluas akses pasar.
