PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pandeglang mengestimasikan biaya perbaikan jembatan ambruk seusai dilintasi truk pengangkut pasir di Desa Mekarsari, Kecamatan Panimbang.
Kabid Bina Marga DPUPR Kabupaten Pandeglang, Andrian Wisudawan mengatakan, kebutuhan anggaran untuk membangun kembali jembatan tersebut terbilang cukup besar.
"Dengan konstruksi sederhana, anggarannya sekitar Rp2,2 miliar," kata Andrian, Selasa, 25 Agustus 2026.
Ia menyebutkan, penanganan jembatan tersebut merupakan kewenangan pemerintah daerah dan akan diupayakan perbaikannya secara bertahap.
Baca Juga: Jembatan Kampung Citoke Ambruk, Akses Utama Petani dan Anak Sekolah di Pandeglang Terputus
"Terkait kewenangan ada di kabupaten. Perbaikan akan kita upayakan," ujarnya.
Menurutnya, jembatan tersebut sebelumnya dibangun pada 2017 lewat program Bantuan Presiden (Banpres). Langkah awal yang harus dilakukan saat ini adalah menyusun perencanaan teknis serta inventarisasi ulang.
"Berdasarkan info yang didapat, bangunan dibangun tahun 2017 lewat Banpres, dan harus mulai dari perencanaan. Saat ini kita inventarisir dulu," ujarnya.
Sebelumnya dilaporkan, jembatan sepanjang 25 meter dan lebar 2,5 meter tersebut ambruk total setelah tidak kuat menahan beban truk pengangkut pasir.
Baca Juga: Ruko Kosong di Pandeglang Terbakar, Api Merembet ke Rumah Makan
Ambruknya fasilitas penyeberangan ini sempat membuat akses mobilitas harian warga sekitar lumpuh total.
Guna menyambung kembali konektivitas antarwilayah, warga setempat secara swadaya telah membuat jembatan darurat menggunakan batang pohon kelapa agar masyarakat serta anak-anak sekolah dapat tetap melintas sementara waktu.
