Terkepung Api, Penghuni Kos di Tebet Lompat dari Lantai 2 demi Selamatkan Diri

Selasa 25 Agu 2026, 19:16 WIB
Suasana kos di Jalan Rasamala II, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, seusai terbakar, Selasa, 25 Agustus 2026. (Sumber: Poskota/Angga Pahlevi)
Suasana kos di Jalan Rasamala II, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, seusai terbakar, Selasa, 25 Agustus 2026. (Sumber: Poskota/Angga Pahlevi)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Kebakaran hebat yang menghanguskan bangunan kos di Jalan Rasamala II, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, Senin, 24 Agustus 2026, dini hari WIB, menyisakan cerita mencekam. Di tengah kobaran api yang membesar, para penghuni indekos di lantai dua terpaksa melompat dari ketinggian demi bertahan hidup.

Peristiwa nahas yang dipicu percikan api dari lampu neon di lantai satu ini menelan empat korban jiwa, yakni pemilik rumah beserta istri dan anaknya yang terjebak di lantai bawah, serta seorang penghuni indekos.

Saksi mata di lokasi kejadian, Sabrina, 23 tahun, menceritakan api yang muncul sekitar pukul 03.00 WIB, menyebar sangat cepat ke seluruh penjuru lantai dasar. Kondisi tersebut menutup satu-satunya akses keluar bagi para penghuni di lantai atas.

"Penghuni kos di lantai dua terjebak karena api mengepung dari bawah. Demi selamat, beberapa anak kos nekat melompat dari atap dan genteng rumah saya serta rumah sebelah," kata Sabrina, Selasa, 25 Agustus 2026.

Baca Juga: Kronologi Kebakaran di Tebet Jakarta Selatan: 4 Meninggal Dunia, 1 Luka Berat

Sementara itu, salah seorang penghuni kos, Salman, 23 tahun, panik begitu terbangun dan mendapati asap tebal sudah memenuhi ruangan. Setelah mengamankan barang berharga seadanya, ia dan rekan-rekannya melompat dari lantai dua.

"Begitu bangun api sudah besar. Kami refleks melompat karena orang-orang di luar sudah berteriak ada kebakaran. Ada empat orang yang mencoba melompat; tiga orang selamat, meski satu mengalami keseleo dan orang keempat agak terlambat sehingga terkena luka bakar," ujarnya.

Berbeda dengan penghuni lain yang melompat dari atap, seorang penghuni indekos bernama M. Dendi Saosai, 23 tahun, memilih bertahan di dalam, karena ragu untuk melompat. Ketua RT 06 RW 09, Walid menjelaskan, korban akhirnya nekat menuruni tangga yang telah dikepung api.

"Korban tidak berani melompat, lalu memilih turun lewat tangga dan menerobos kobaran api di pintu bawah. Akibatnya, sekujur tubuhnya mengalami luka bakar parah hingga 90 persen dan saat ini dirujuk ke RSCM," ucapnya.

Baca Juga: Wali Kota Jakarta Barat Berikan Penghargaan kepada PLN dalam Kontribusi Pencegahan Kebakaran

Api baru dapat dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 07.00 WIB. Sementara itu, tiga jenazah pemilik rumah yang tewas terjebak di lantai dasar telah dibawa pihak keluarga untuk dimakamkan di kampung halaman mereka di Kediri, Jawa Timur.


Berita Terkait


News Update