Daftar Bisnis Haji Isam Apa Saja? Crazy Rich Kalimantan Pemilik Kebun Sawit dan Tambang Batubara

Senin 24 Agu 2026, 11:55 WIB
Sosok pengusaha Kalimantan, Haji Isam (kiri) bersama Raffi Ahmad (kanan). (Sumber: Instagram/@raffinagita1717)
Sosok pengusaha Kalimantan, Haji Isam (kiri) bersama Raffi Ahmad (kanan). (Sumber: Instagram/@raffinagita1717)

POSKOTA.CO.ID - Nama crazy rich Kalimantan, Haji Isam kembali ramai diperbincangkan publik setelah sosoknya diduga ditunjuk langsung oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menangani kebakaran hutan di Kalimantan.

Dalam narasi yang viral beredar di media sosial, Presiden Prabowo Subianto disebut meminta Haji Isam menjadi koordinator dalam proses penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.

Kabar ini menuai protes keras dari masyarakat karena pemerintah malah meminta pengusaha sawit dan tambang di Kalimantan untuk menangani persoalan tersebut.

Di sisi lain, banyak masyarakat yang dibuat penasaran dengan daftar bisnis milik Haji Isam yang selama ini dikenal sebagai crazy rich Kalimantan bahkan kerap disebut sebagai salah satu orang berpengaruh di Indonesia.

Baca Juga: Klarifikasi Bank Mandiri soal Pemblokiran Rekening Donasi Demo Warga Pati Senilai Rp80 Juta: Permintaan Aparat

Profil Haji Isam

Haji Isam atau yang memiliki nama asli Andi Syamsuddin Arsyad merupakan pengusaha ternama Indonesia kelahiran Kalimantan Selatan, 1 Januari 1997.

Ia dikenal sebagai salah satu crazy rich Indonesia dengan segudang bisnis yang tersebar di berbagai sektor, mulai dari batubara, agrobisnis, energi, logistik, pelayaran, penerbangan, hingga industri hilir.

Sebelum menjadi seorang pengusaha sukses pemilik gurita bisnis Jhonlin Grup, Haji Isam ternyata pernah bekerja sebagai sopir truk pengangkut kayu setelah lulus SMA pada 1996.

Baca Juga: Demi Hemat Biaya Berkebun, Lahan Dibakar hingga Picu Karhutla

Tak hanya menjadi supir, Haji Isam juga diketahui pernah menjadi seorang operator alat berat sebelum memulai bisnisnya sendiri.

Pada 2001, ia mulai belajar cara mengelola pertambangan dari kenalannya. Ia kemudian, berhasil menjadi kontraktor pelaksana di PT Arutmin Indonesia, salah satu anak usaha Bumi Resources (BUMI) milik keluarga Bakrie.

Daftar Gurita Bisnis Haji Isam

Haji Isam memulai perjalanannya sebagai seorang pengusaha dengan membangun Jhonlin Baratama pada 2003 silam. Bermula dari bisnis di bidang pertambangan, ia mulai melebarkan sayap usahanya ke industri lain di bawah jaringan usaha Jhonlin.

Berikut ini daftar sejumlah bisnis milik Haji Isam yang bergerak di berbagai bidang yang berbeda.

Baca Juga: Nachrowi Ramli Ingatkan Kader Demokrat Jangan Terlambat Hadapi Pemilu 2029

1. PT Jhonlin Baratama

Bermula dari persekutuan komanditer (CV), Jhonlin Baratama pernah menjadi kontraktor pelaksana untuk PT Arutmin Indonesia. Perusahaan pertambangan batu bara ini disebut memiliki kapasitas penambangan hingga 400.000 ton batu bara per bulan.

2. PT Jhonlin Marine and Shipping

Untuk mendukung usaha pertambangan miliknya, Haji Isam mendirikan Jhonlin Marine yang bergerak di bidang logistik dan transportasi pelayaran.

3. PT Jhonlin Air Transport

Tak hanya berfokus pada jasa angkutan yang mengandalkan transportasi laut, bisnis transportasi dan logistik ini juga merambah ke sektor penerbangan.

Bisnis penerbangan yang membantu proses produksi komoditas, pengangkutan, hingga distribusi itu bergerak melalui Jhonlin Air Transport.

4. PT Jhonlin Agromandiri

Selain industri pertambangan, Haji Isam juga melakukan diversifikasi bisnis ke sektor agrobisnis dengan membuka perkebunan sawit. Pabrik ini juga mengolah minyak mentah atau crude palm oil (CPO), karet remah, dan wood pellet

5. PT Jhonlin Agro Raya Tbk

Bukan cuma membuka perkebunan kelapa sawit, Haji Isam juga mengolah produk turunannya menjadi biodiesel. Sektor industri ini masuk ke dalam jaringan PT Jhonline Agro Raya Tbk (JARR). Perusahaan ini jadi salah satu perusahaan terbuka milik Haji Isam.

6. PT Prima Alam Gemilang

Setelah sawit, kini Jhonlin Group juga merambah bisnisnya ke industri gula lewat jaringan Jhonlin Batu Mandiri dan PT Prima Alam Gemilang.

Pabrik ini mengembangkan perkebunan tebu di daerah Bombana, Sulawesi Tenggara. Hasil kebun tersebut kemudian diolah menjadi gula.

Klarifikasi Istana Soal Penunjukkan Haji Isam

Menanggapi isu soal penunjukkan Haji Isam oleh Presiden  Prabowo Subianto sebagai koordinator pemadaman kebakaran hutan di Kalimantan, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi angkat bicara.

Prasetyo dengan tegas menekankan bahwa kabar yang beredar di masyarakat itu tidaklah benar.

"Enggak ada. Tidak ada. Tidak benar itu. Siapa yang mencetuskan sinyal?," kata Prasetyo.

Lebih lanjut, Prasetyo menjelaskan, meskipun ada banyak isu trending di media sosial, namun hal tersebut belum tentu terbukti benar.

"Di medsos kan banyak trending, tapi kan belum tentu itu yang benar," ujarnya

Meski demikian, Prasetyo membenarkan bahwa semua pihak memang diminta untuk ikut membantu penanganan kebakaran hutan di Kalimantan.

"Bahwa semua pihak diminta ikut membantu, iya. Tapi kalau menjadi koordinator itu tidak, kan, karena kan kewenangannya bukan di situ. Dan kita pemerintah pusat juga sudah menunjuk beberapa pejabat setingkat menteri untuk kita berbagi wilayah," jelasnya.


Berita Terkait


News Update