Sindikat Narkoba Internasional Bidik Indonesia, Penyelundupan 1,3 Ton Ketamine Digagalkan di Natuna

Senin 10 Agu 2026, 14:19 WIB
Aparat gabungan menggagalkan penyelundupan narkotika jenis ketamine seberat kurang lebih 1,3 ton di perairan Natuna, Kepulauan Riau. (Sumber: Istimewa)
Aparat gabungan menggagalkan penyelundupan narkotika jenis ketamine seberat kurang lebih 1,3 ton di perairan Natuna, Kepulauan Riau. (Sumber: Istimewa)

“Pada Kamis, 6 Agustus 2026 pergerakan kapal target terpantau memasuki wilayah perairan Indonesia. Unsur TNI AL yang terdiri atas KRI Kerambit-627, KRI Surik-645, dan KRI Karotang-872 segera melaksanakan operasi penyekatan dan pencegatan terhadap kapal tersebut,” kata Suyudi.

Tim gabungan BNN, Bea dan Cukai, serta Bareskrim Polri yang berada di Kapal BC 30005 kemudian bergabung untuk mengawal King Sun menuju perairan Bintan.

Kapal tersebut selanjutnya dibawa dan disandarkan di Pangkalan Kodaeral IV, Tanjung Sengkuang, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga: Menyamar jadi Kurir Ekspedisi, Polisi Tangkap 2 Terduga Pengedar Narkoba di Tangerang

Ketamine 1,3 Ton Disembunyikan di Ruang Rahasia

Pemeriksaan mendalam dilakukan pada Jumat, 7 Agustus 2026. Petugas melibatkan unit K-9 dan melakukan interogasi terhadap para awak kapal.

Dari pemeriksaan tersebut, petugas menemukan lokasi penyimpanan rahasia yang berada di bawah lantai kamar ABK asal Taiwan. Ruang tersebut diduga digunakan untuk menyembunyikan narkotika.

Sebanyak delapan ABK kemudian diamankan. Mereka masing-masing berinisial ZO, MML, KH, MM, TA, ML, TMH, dan PL.

“Dari pemeriksaan itu, petugas mengamankan delapan ABK berinisial ZO, MML, KH, MM, TA, ML, TMH, dan PL. Sementara barang bukti yang disita terdiri atas 65 karung,” jelas Suyudi.

Dari total 65 karung tersebut, 64 karung masing-masing berisi sekitar 20 bungkus teh Cina berwarna hijau.

Sementara itu, satu karung lainnya berisi 18 bungkus yang diduga kuat merupakan ketamine dalam bentuk kristal dengan berat bruto sekitar 1,3 ton.

Suyudi mengatakan pengungkapan tersebut menjadi langkah penting untuk memutus jalur masuk narkotika melalui jalur laut ke Indonesia.

Selain mengamankan barang bukti dan para awak kapal, aparat juga akan mengembangkan penyidikan untuk mengungkap jaringan yang berada di balik pengiriman ketamine tersebut.


Berita Terkait


News Update