"Yang paling penting, hari ini kita melihat jajaran Polres Tangsel tetap fokus bekerja dan menunjukkan kinerja nyata dalam memberantas peredaran obat-obatan ilegal demi melindungi masyarakat," lanjutnya.
Selain mengapresiasi pengungkapan kasus tersebut, Rano juga mendukung komitmen Kapolres Tangerang Selatan yang menegaskan tidak akan memberikan perlakuan khusus kepada siapa pun yang terbukti melanggar hukum, termasuk apabila pelakunya berasal dari internal kepolisian.
Menurutnya, sikap tegas tersebut penting untuk menjaga integritas institusi serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum.
Baca Juga: El Nino Godzilla Hantam 13 Kecamatan di Tangerang, Warga Andalkan Bantuan Air Bersih
"Sikap tegas seperti inilah yang dibutuhkan untuk menjaga integritas institusi sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri. Penegakan hukum harus dilakukan secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu," tegasnya.
Komisi III DPR Ajak Masyarakat Ikut Awasi Peredaran Obat Ilegal
Rano menambahkan, Komisi III DPR RI akan terus mendukung langkah aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran narkotika maupun obat keras ilegal di berbagai daerah.
Ia juga mengajak masyarakat berperan aktif dengan melaporkan apabila menemukan dugaan aktivitas peredaran obat-obatan ilegal di lingkungan sekitar.
Menurutnya, kolaborasi antara masyarakat dan aparat penegak hukum menjadi faktor penting dalam memutus rantai distribusi obat keras ilegal.
"Sinergi antara aparat penegak hukum dan masyarakat menjadi kunci untuk memutus mata rantai peredaran obat-obatan ilegal yang mengancam masa depan generasi bangsa," pungkasnya.
