DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Tim Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya bersama Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di kontrakan milik tersangka Saefulloh, 26 tahun yang diduga menjadi lokasi pembunuhan dan mutilasi terhadap korban di Kota Depok.
Olah TKP dilakukan di kontrakan yang berada di Gang Belimbing, RT 03/RW 05, Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, pada Rabu, 5 Agustus 2026 kemarin. Dari hasil pemeriksaan awal, tim forensik menemukan banyak bercak darah di dalam bangunan tersebut.
Panit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKP Iskandar mengatakan olah TKP dilakukan untuk mengumpulkan barang bukti dan memperkuat proses penyidikan.
"Pada hari ini kami Resmob Polda Metro Jaya bersama Puslabfor Polri melakukan olah TKP di tempat kontrakan pelaku," ujar AKP Iskandar.
Baca Juga: Pelaku Mutilasi di Depok Pernah Masuk Televisi, Ikut Kontes Bakat
Menurut Iskandar, pihaknya belum dapat membeberkan barang bukti yang diamankan karena seluruh hasil penyidikan akan disampaikan oleh pimpinan di Polda Metro Jaya.
"Yang jelas untuk tersangka bersama barang bukti telah kami amankan di Polda Metro Jaya," katanya.
Ia juga belum mengungkap motif pembunuhan tersebut. Polisi masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa, termasuk mencari bagian tubuh korban yang hingga kini belum ditemukan.
"Terkait sisa potongan tubuh korban lainnya masih dalam penyelidikan. Dari hasil penyelidikan, lokasi eksekusi korban dibunuh berada di kontrakan pelaku," ujarnya.
Baca Juga: Diduga Gay, Korban Mutilasi di Depok Dikenal Alim
Puslabfor Temukan Banyak Bercak Darah di Lantai Dua
Kasubdit Biologi Puslabfor Polri, Kompol Irvan, mengungkapkan hasil pemeriksaan sementara menunjukkan adanya banyak bercak darah di dalam kamar lantai dua kontrakan yang diduga menjadi lokasi pembunuhan.
