Sebagian Tubuh Korban Belum Ditemukan, Polres Metro Depok Selidiki Temuan Mayat dalam Karung Beras

Selasa 04 Agu 2026, 21:52 WIB
Petugas Inafis Polres Metro Depok melakukan cek tkp penemuan jasad manusia dalam sebuah karung beras yang ditemukan di kawasan Pancoran Mas, Depok, Selasa, 4 Agustus 2026. (Sumber: Istimewa)
Petugas Inafis Polres Metro Depok melakukan cek tkp penemuan jasad manusia dalam sebuah karung beras yang ditemukan di kawasan Pancoran Mas, Depok, Selasa, 4 Agustus 2026. (Sumber: Istimewa)

DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Polres Metro Depok menyelidiki penemuan mayat kawasan Pancoran Mas, Depok, Selasa, 4 Agustus 2026.

Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam karung beras, sementara sebagian tubuhnya dilaporkan tidak berada di lokasi penemuan.

"Kami mendapatkan laporan dari masyarakat adanya temuan mayat di wilayah Pancoran Mas. Informasi yang kami dapatkan sekitar pukul 16.00, tentunya kami melakukan rangkaian penyelidikan, yaitu olah TKP dan juga pemeriksaan saksi-saksi yang menemukan di TKP," ujar Kasatreskrim Polres Metro Depok AKBP Made Gede Oka saat dikonfirmasi Pos Kota, Selasa.

Berdasarkan keterangan awal, kata Gede, warga sempat mengira karung yang ditemukan merupakan tumpukan sampah hingga kemudian dibakar dan akhirnya diketahui berisi potongan tubuh manusia.

Baca Juga: Warga Depok Temukan Jasad Pria Diduga Korban Mutilasi, Selama 10 Hari Dikira Tumpukan Sampah

Ia juga membenarkan sebagian tubuh korban belum ditemukan di lokasi.

"Korban kami evakuasi dan kirim ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk penanganan awal, termasuk mendalami identitasnya," kata Gede.

Lanjut Gede, penyidik masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian sekaligus mencari bagian tubuh korban yang belum ditemukan.

Karena itu, penyidik belum menyimpulkan dugaan luka pada tubuh korban, termasuk di bagian leher.

Baca Juga: Geger Penemuan Mayat Bayi di Flyover Beji Ternyata Bangkai Kucing

"Kami masih melakukan penyelidikan. Untuk luka-luka luar, nanti akan dapat kami jawab setelah proses otopsi yang kami lakukan bersama tim dokter forensik di Rumah Sakit Kramat Jati," jelas Gede.


Berita Terkait


News Update