Selain PTSD, Ariana Grande juga mengaku harus menghadapi depresi, kecemasan, serta berbagai bentuk kesedihan dalam kehidupannya.
Menurut Ariana, masa produksi album Sweetener dan Thank U, Next merupakan periode yang sangat berat secara emosional.
Album Sweetener dirilis pada Agustus 2018 sebagai proyek musik pertamanya setelah tragedi Manchester.
Namun, tidak lama setelah album tersebut dirilis, Ariana kembali menghadapi cobaan berat ketika mantan kekasihnya, Mac Miller, meninggal dunia akibat overdosis obat-obatan yang tidak disengaja.
Hingga saat ini, tidak ada pernyataan resmi yang menyebut Ariana Grande mengidap penyakit fisik tertentu sebagai alasan dirinya mengurangi aktivitas publik.
