12 Kecamatan di Kabupaten Tangerang Dilanda Kekeringan, 8.135 KK Terdampak Krisis Air Bersih

Jumat 31 Jul 2026, 14:58 WIB
Warga Desa Margasari, Kecamatan Tigaraksa saat mengantre pembagian air bersih. (Sumber: Poskota/Veronica)
Warga Desa Margasari, Kecamatan Tigaraksa saat mengantre pembagian air bersih. (Sumber: Poskota/Veronica)

"Kami terus berupaya memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Namun apabila hujan belum juga turun, tentu kami harus menyiapkan berbagai terobosan," ujar Taufik.

Selain mendistribusikan bantuan air bersih, BPBD juga terus memantau perkembangan cuaca bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Apabila kondisi kekeringan semakin memburuk dan parameter cuaca dinilai memenuhi syarat, pemerintah membuka peluang mengusulkan operasi modifikasi cuaca sebagai salah satu langkah mitigasi untuk mengurangi dampak kekeringan.

Baca Juga: Kekeringan Ekstrim, Petani di Karang Bahagia Bekasi Mengeluh Harga Padi Naik

Meski demikian, Taufik menegaskan bahwa prioritas pemerintah saat ini adalah menyelesaikan proses penetapan status siaga bencana sebagai dasar pelaksanaan penanganan darurat.

"Untuk saat ini kami masih memprioritaskan penetapan status siaga bencana sebagai bagian dari penanganan kedaruratan kekeringan," pungkasnya.


Berita Terkait


News Update