"Kami terus berupaya memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Namun apabila hujan belum juga turun, tentu kami harus menyiapkan berbagai terobosan," ujar Taufik.
Selain mendistribusikan bantuan air bersih, BPBD juga terus memantau perkembangan cuaca bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Apabila kondisi kekeringan semakin memburuk dan parameter cuaca dinilai memenuhi syarat, pemerintah membuka peluang mengusulkan operasi modifikasi cuaca sebagai salah satu langkah mitigasi untuk mengurangi dampak kekeringan.
Baca Juga: Kekeringan Ekstrim, Petani di Karang Bahagia Bekasi Mengeluh Harga Padi Naik
Meski demikian, Taufik menegaskan bahwa prioritas pemerintah saat ini adalah menyelesaikan proses penetapan status siaga bencana sebagai dasar pelaksanaan penanganan darurat.
"Untuk saat ini kami masih memprioritaskan penetapan status siaga bencana sebagai bagian dari penanganan kedaruratan kekeringan," pungkasnya.
