Pembebasan Lahan Puskesmas Pagelaran Dihapus, DPRD Pandeglang Kecewa Soal Ploting Anggaran

Kamis 30 Jul 2026, 13:49 WIB
Ketua Komisi IV DPRD Pandeglang, Tubagus Udi Juhdi. (Sumber: Istimewa)
Ketua Komisi IV DPRD Pandeglang, Tubagus Udi Juhdi. (Sumber: Istimewa)

PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID - Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pandeglang, Tubagus Udi Juhdi, mengaku kecewa terhadap Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Pandeglang yang menghapus ploting anggaran pembebasan lahan untuk relokasi Puskesmas Pagelaran.

Menurut Udi, sebelumnya DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) telah menyepakati pengalokasian anggaran pembebasan lahan tersebut dalam APBD Tahun Anggaran 2026.

Namun, saat pembahasan anggaran dan program kerja tahun 2027 bersama organisasi perangkat daerah (OPD). Terungkap bahwa ploting anggaran pembebasan lahan tersebut telah dihapus.

"Saya sempat bicara keras kepada pihak DPKPP. Kenapa ploting anggaran pembebasan lahan untuk relokasi Puskesmas Pagelaran dihapus, padahal sebelumnya sudah disepakati bersama," ujar Udi, Kamis, 30 Juli 2026.

Baca Juga: Hampir 40 Ribu Warga Jakarta Berisiko Stroke, DPRD DKI Minta Hasil CKG Ditindaklanjuti Bukan Hanya Didata

Politisi Partai Gerindra itu menilai penghapusan anggaran tersebut dilakukan secara sepihak tanpa adanya pembahasan bersama DPRD.

"Dicoret begitu saja, padahal sudah disepakati dalam APBD Tahun 2026. Tapi sekarang justru dihilangkan lagi," katanya.

Akibat penghapusan tersebut, rencana pembebasan lahan harus diusulkan kembali pada pembahasan APBD Tahun Anggaran 2027.

"Ya, kembali ke nol lagi. Kita harus mengusulkan kembali penganggarannya untuk APBD 2027," ujarnya.

Baca Juga: Dhea Adita Aprilia Kerja Apa? Ini Sosok Menantu Anggota DPRD Lampung Tengah yang Viral karena Flexing

Ia menegaskan, relokasi Puskesmas Pagelaran sudah menjadi kebutuhan mendesak. Selain kondisi bangunan yang dinilai tidak lagi memadai, lahan puskesmas saat ini juga terlalu sempit sehingga perlu dipindahkan ke lokasi yang lebih representatif.

"Relokasi ini penting agar Puskesmas Pagelaran bisa ditingkatkan menjadi layanan rawat inap. Dengan lahan yang lebih luas dan representatif, pelayanan kesehatan kepada masyarakat akan lebih maksimal," tuturnya.

Ia menambahkan, apabila relokasi telah terealisasi, bangunan puskesmas yang lama dapat dimanfaatkan sebagai Puskesmas Pembantu (Pustu).

"Nantinya bangunan lama bisa dijadikan Pustu, sehingga jangkauan pelayanan kesehatan kepada masyarakat semakin luas dan optimal," katanya.

Baca Juga: Pelaku Pelecehan Seksual di Transum Di-Blacklist, DPRD Jakarta: Tidak Cukup

Saat ditanya mengenai besaran anggaran pembebasan lahan yang dihapus, Udi menyebut nilainya diperkirakan lebih dari Rp1 miliar.

"Sekarang kami usulkan lagi dengan anggaran sekitar Rp1 miliar lebih. Relokasi Puskesmas Pagelaran sangat penting demi meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat," pungkasnya.


Berita Terkait


News Update