Algiers (Aljazair)
Tunis (Tunisia)
Dakar (Senegal)
Saint Petersburg (Rusia)
Pengamatan Gerhana Tetap Harus Aman
Meski menjadi fenomena yang menarik, masyarakat diimbau untuk tidak melihat Matahari secara langsung tanpa perlindungan khusus. Penggunaan kacamata gerhana yang memenuhi standar internasional menjadi cara paling aman untuk menghindari kerusakan permanen pada mata.
Selain itu, teleskop maupun kamera juga perlu dipasangi filter Matahari khusus sebelum digunakan untuk mengamati gerhana.
Baca Juga: Antisipasi Kemarau Ekstrem, Pemprov Banten Bakal Terapkan Status Siaga
Gerhana Berikutnya Sudah Menanti
Bagi masyarakat yang belum sempat menyaksikan peristiwa ini secara langsung, kesempatan berikutnya tidak perlu menunggu terlalu lama. NASA menyebut Gerhana Matahari Total selanjutnya akan terjadi pada 2 Agustus 2027, dengan jalur melintasi Spanyol selatan, Afrika Utara, Arab Saudi, hingga Yaman.
Rangkaian fenomena tersebut menunjukkan bahwa dua tahun ke depan menjadi periode yang istimewa bagi para pecinta astronomi. Selain menghadirkan pengalaman visual yang langka, gerhana Matahari juga menjadi pengingat bahwa pergerakan benda-benda langit terus berlangsung secara teratur dan dapat diprediksi oleh ilmu pengetahuan.
Caption Foto: Jalur Gerhana Matahari Total pada 12 Agustus 2026 akan melintasi Greenland, Islandia, Portugal, dan Spanyol, sementara sejumlah wilayah di Eropa, Afrika, serta Amerika Utara hanya mengalami gerhana Matahari sebagian.
