Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026, Ini Daftar Wilayah yang Bisa Menyaksikan Fenomena Langka

Rabu 29 Jul 2026, 20:51 WIB
Waktu puncak Gerhana Bulan total di wilayah Jakarta hari ini 3 Maret 2026. (Sumber: Freepik)
Waktu puncak Gerhana Bulan total di wilayah Jakarta hari ini 3 Maret 2026. (Sumber: Freepik)

POSKOTA.CO.ID - Setelah terakhir kali memukau jutaan orang pada April 2024, Gerhana Matahari Total kembali akan menghiasi langit dunia pada 12 Agustus 2026. Fenomena astronomi ini menjadi salah satu peristiwa yang paling dinantikan karena tidak hanya menghadirkan pemandangan langit yang dramatis, tetapi juga menjadi momen penting bagi ilmuwan dan penggemar astronomi untuk melakukan berbagai pengamatan.

Pada gerhana kali ini, jalur totalitas akan melintasi beberapa wilayah di Atlantik Utara dan Eropa. Masyarakat yang berada di lokasi tersebut berkesempatan menyaksikan Matahari tertutup sepenuhnya oleh Bulan selama beberapa detik hingga lebih dari dua menit, tergantung posisi pengamatan.

Baca Juga: GIIAS 2026: Mazda Resmi Luncurkan Tiga Mobil Baru Setelah Resmikan Pabrik di Indonesia

Apa yang Terjadi Saat Gerhana Matahari Total?

Gerhana Matahari Total terjadi ketika Bulan berada tepat di antara Matahari dan Bumi sehingga seluruh piringan Matahari tertutup. Saat fase totalitas berlangsung, langit yang semula terang berubah menjadi gelap layaknya senja meski masih siang hari.

Fenomena ini hanya dapat disaksikan secara penuh di jalur bayangan inti Bulan atau path of totality. Sementara wilayah di luar jalur tersebut hanya akan mengalami gerhana Matahari sebagian.

Direktur Sains European Space Agency (ESA), Carole Mundell, menggambarkan gerhana Matahari sebagai pengalaman yang mampu menyatukan banyak orang.

"Gerhana Matahari Total adalah salah satu momen langka ketika jutaan orang dapat menengadah bersama dan merasakan keajaiban serta rasa ingin tahu."

Ia menambahkan bahwa fenomena tersebut menjadi pengingat akan besarnya rasa ingin tahu manusia terhadap alam semesta.

"Ini adalah momen bersama yang menghubungkan kita dengan alam semesta dan mengingatkan kita bahwa keinginan untuk menjelajah dan memahami adalah salah satu kekuatan terbesar umat manusia."

Spanyol Menjadi Sorotan Pengamatan

Fenomena pada Agustus 2026 memiliki arti khusus bagi Spanyol. Untuk pertama kalinya sejak 1905, daratan negara tersebut akan kembali dilintasi Gerhana Matahari Total.

Bahkan, gerhana ini menjadi pembuka dari tiga peristiwa gerhana Matahari yang diperkirakan dapat diamati dari Spanyol hingga 2028. Kondisi tersebut diperkirakan akan menarik ribuan wisatawan astronomi dari berbagai negara.


Berita Terkait


News Update